cerita jiwa

Irisan Senja

Tentang senja berseri. Tentang ruang bersekat putih. Tentang sedih yang tak usah dipertanyakan. Tentang ia dan endapan hati. Lalu biru mengalir senja. Dua senyum melangkah, merekah berbinar. Mata-mata kecil itu mengarah pada langit. Aman di sisi. Berjalan menuju satu arah untuk berkemas. Cerita riang terus saja mengalir dari satu bibir kecil yang melompat tiada henti.… Continue reading Irisan Senja

Iklan
cerita jiwa

Trampolin Rindu 

Ketika ruang rindu terbentang dalam jarak ribuan kilometer. Tak bisa menjangkau, tak bisa dijangkau. Sebuah dinding keterbatasan diantaranya. Sabar adalah jawaban terindah yang bisa dikedepankan. *out of the pic* . . Dua adalah angka yang kuingat. Berada diantara kurun waktu berbeda dalam tingkatan yang nyaris beda. Tak sama dengan angka tiga yang sama. Berjumpalitan seperti… Continue reading Trampolin Rindu 

NANJAK penuh rasa

Kalkulasi Rindu

  Jangan menampik. Bahwa langkah pun penuh dengan kata merindu. Coba dikalkulasikan saja. Andai bisa 😉   Tak banyak langkah yang tercatat. Tetapi untuk beberapa langkah di belakang, hitungan akan menggenapi. Tak banyak senyum yang terekam. Tetapi waktu di balik bulan, mulai mengetahui seberapa banyak senyum terukir. Kemudian.. Rindu tak harus dikalkulasi. Karena semakin banyak… Continue reading Kalkulasi Rindu

arah MATA JIWAKU, cerita jiwa

Kalah Pada Sebuah Rindu

Sudah berapa waktu ini? Sudah berusaha meminggirkannya, tetap saja rasa itu selalu menggangguku. Sudah mencoba meredamnya. Sudah berusaha mengalihkannya. Sudah berulangkali menyingkirkan, susah.. *** Day in Getlost Titik ini harusnya dijalani saat itu, ketika aku mengalirkan keinginan dalam sebuah panjat. Panjat padanya yang tak jauh berada disisi. Ingin mengucapkan tapi tak mampu karena sebuah ucap… Continue reading Kalah Pada Sebuah Rindu