wisata kota

Sudut Instagramable Awan Baper di Eling Bening

Eling Bening’s view.
Credit to Julfikar.

Berwisata santai bareng teman ataupun keluarga yang ngga harus trekking. Sesekali wisata cantik yang santai bisa menikmati pemandangan gunung, rawa, kelokan jalan serta udara segar yang penuh, lalu bisa berenang, pasti mau kan? Cobain wisata satu ini deh. Oiya, jangan beli tiket baper ya?

***

Pemandangan di Eling Bening.
Doc pribadi

Pagi di Eling Bening

Kabut menyelimuti wilayah perjalanan kami. Entah memang karena suasananya yang demikian (berkabut), atau hari yang memang terlihat hanya putih. Atau karena lokasinya yang memang dingin sejuk membentuk kabut lembut saat itu. Dua kendaraan bermotor, melaju diantaranya.

“Kalau ramai, sudah ngga bisa santai menikmati suasananya,” kata Julfikar (Backpacker Semarang). Saat itu, saya bersama Dinda Bekti (BPI Jakarta) dan Adnan (Backpacker Semarang), memang tengah liburan tanpa bermaksud membuat janji temu. Perjalananlah yang membuat kami akhirnya bisa jalan bareng di Semarang.

Lokasi wisata dengan pemandangan negeri di atas awan, Eling Bening yang terletak di Jalan Sarjono, Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Semarang ini, mempunyai fasilitas liburan yang lengkap. Berada diatas bukit, tempat ini cocok bagi keluarga atau pun bersama teman-teman untuk berlibur. One Day Trip berlama-lama juga asik sepertinya. Apalagi bagi para photographer, pas banget buat hunting foto.

Salah satu spot bisa melihat pemandangan nun jauh di bawah.
Credit to Julfikar.

Area yang tampak pertama kali adalah sebuah restoran dengan bangunan berwarna dominan putih, beraksitektur Mediterania, terlihat sejuk. Senada dengan suasana Eling Bening saat ini. Motor di parkir, kami berjalan kaki menuju tempat yang menurut Jul, asik buat melihat pemandangan.

“Ehh, kenapa ke tempat ini, Jul?” penasaran. Jauh-jauh ke sini, yang dilihat restoran dan resort. Gimana coba?

“Tunggu. Nanti kita naik ke lantai atas,” ujarnya. Kami mengikuti langkah Jul. Masih sepi. Hanya beberapa orang saja yang terlihat. Mungkin tadinya juga ingin mengabadikan mentari pagi ya? Karena beberapa yang terlihat, membawa kamera berlensa panjang.

Huum.. kami juga berniat untuk melihat matahari terbit sih, namun karena cuaca kurang mendukung, berangkatnya ya menyesuaikan kesepakatan kami saja saat itu.

Kalau terlalu siang ke sana juga panas. Waktu kunjung yang pas menurut Jul adalah pagi atau sore mendekati matahari terbenam. Kebayang kan, melihat semburat jingga dari Eling Bening?

***

Ngga fokus moto, tapi ingin.
Doc pribadi, taken by Adnan.

Berlatar Pemandangan Apik

Kawasan yang telah dibangun sejak 2014 ini, mempunyai titik pandang yang instagramable. Sudut-sudut apiknya, mengarah ke pemandangan alam wisata di sekitar.

Nah, kalau langit biru, pasti akan semakin menambah semarak suasana pagi cerah. Kalau awan tipis berkabut manja bertebaran mesra, jadinya baper yak? Seperti kami waktu itu. Upps, sebenarnya saya sih. Aahahahha deuuh!

Dari sudut dimana kami berada, terlihat jajaran gunung yang rasanya sambung-menyambung. 12 gunung! Waw kan ya?

Gunung-gunung itu ada delapan di sisi utara, dua gunung di sisi timur, dan dua gunung di sisi barat. Uugkhh.. jadi teringat Bandung yang penuh dengan gunung-gunung. Heeheeeuu

Selain gunung, terlihat pula sawah, kebun kopi, Rawa Pening yang terlihat di kejauhan dengan perahu-perahunya yang mengecil dari arah pandang saya. Dan hei, kelokan indah jalur lingkar Ambarawa di bawah sana, tampak meliuk bagai ekor ular. Cantik.

Selain banyak hijau, awan-awan tipis putih yang menggelayut di atasnya, menambah anggun pemandangan. Sesekali, awan tipis tersebut menutupi gunung di hadapan, demikian pula dengan pemandangan di bawahnya.

***

Candid by Julfikar.

Sudut Instagramable Lain

Kami berpindah di beberapa spot foto yang ada. Salah satunya di dekat kolam renang kecil. Pantulan air kolam birunya, menambah semangat mengambil gambar.

Ehhm, Dinda, Jul dan Adnan yah yang asik memotret? Saya sedang asik-asiknya melihat pemandangan. Agak ngga fokus untuk mengambil gambar. Ya lumayan, beberapa foto candid mereka, ada saya juga dalam fotonya. Banyak sih foto saya sama Dinda. Secara kami hanya berempat saja ke Eling Bening. Hhhahaha

 

Selfie area lainnya juga ada di teras luas dengan bangku-bangku anyaman yang di cat putih dan coklat. Lebih familiar tempatnya.

Dinda in action.
Doc pribadi.

Berfoto dari area tersebut, pemandangan hijau dengan gunungnya juga bagus. Dinda dan saya, lalu kami memanfaatkan timer pada kamera juga untuk mengabadikan foto bersama. Diambil dengan tema, ngga sengaja tertangkap kamera! Bisaaaaaaa….

Sayangnya, foto itu masih di Jul atau Dinda deh. Soalnya di kamera saya, ngga ada foto berempat. Belum dikasih euy.. Hiks.

Foto rumpi berdua aja yah ditampilin nih 😉
Doc pribadi, taken by Adnan.

***

Fasilitas dan Jam Operasional

Mengeksplore Eling Bening ngga akan kehabisan spot rasanya. Ada kolam renang, flying fox dan area outbondnya. Restoran, café, dan pujasera juga ada bagi penyuka kuliner. Tersedia indoor dan outdoor.

Di beberapa titik juga ada gazebo, saung-saung kecil tempat berteduh dan menikmati pemandangan. Tambah dekat kalau mau memotret pemandangan-pemandangan jauh disana. Ya apalagi kalau yang hanya bermodal kamera handphone, cukup kok berfoto di saung-saung itu.

Beautiful view from the top.
Doc pribadi, taken by Adnan.

Masuk kesana, waktu itu tiketnya Rp 15.000 per orang. Sudah beserta air minum sebotol. Tapi ngga termasuk  parkir kendaraan, karena kami membayar Rp 3.000 untuk kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat, dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

Eling Bening beroperasional setiap hari pada pukul 08.00-19.00. sedangkan di Sabtu, Minggu dan hari libur, buka satu jam lebih awal.

Selamat berlibur, selamat menikmati hari. Semoga menyenangkan dan menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kaki berpijak. Cheers… (jie)

***

Another spot.
Credit to Julfikar.
Iklan

16 tanggapan untuk “Sudut Instagramable Awan Baper di Eling Bening”

  1. Keliatan mewah ya Ji tempatnya dan setelah saya googling, kolam tenangnya luas banget.

    Berenang dengan pemandangan kece di atas bukit kayaknya perlu dicoba ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s