Hammockers Indonesia

Flysheet, Atap Pelindung Bagi Hammock

Bentuk RECTANGLE. Nite hammock camping.at Basecamp Mt. Ungaran.
Doc mas Yono

Jika Anda bermaksud kemping hammock, maka persiapkanlah segala kebutuhan dan keperluan hammock agar tidak mengurangi kenyamanan ketika tidur didalamnya. Mempersiapkan berarti melengkapi. Tidak ingin kan, saat tengah tidur nyenyak, tiba-tiba hujan, di-BAB-in burung atau terkena bottom freeze? Yuk, belajar pasang flysheet! πŸ˜‰

***

Tidur Nyaman di Alam

Tidur hangat sampai puas di Moonquilt πŸŒ²πŸŒ’πŸŒ²
Doc @yukeaerl

Fungsi hammock pada umumnya, sama seperti tenda. Membuat kita nyaman tidur saat sedang melakukan kegiatan luar ruangan. Tidur di alam.

Tenda membutuhkan tempat datar (tanah, pasir, rumput, dll) sebagai pondasinya. Agar tidur dalam tenda menjadi nyaman, tidak sakit dan pegal-pegal bagi tubuh, sebaiknya kita mengusahakan mencari tempat yang (setidaknya) rata.

Menggeser sedikit bila ada akar, atau mencari tempat yang tidak terlalu berbatu. Sebisa mungkin, tempat tersebut juga bukan turunan maupun tanjakan. Karena tidur pasti terasa kurang nyaman. Kadang juga kita akan melorot, turun jika berada pada posisi tersebut.

Sementara dengan hammock, tidak terlalu berpengaruh. Bisa tidur di kondisi bagaimanapun. Apakah tempat tersebut turunan atau tanjakan. Kita bisa menyesuaikan tinggi rendah lingkar tali yang membelit pada pondasinya agar sejajar. Pondasi hammock bisa berupa pohon, tiang pada rumah atau bangunan, wall display yang dipasang pada dinding, dan sebagainya.

Baca:Β Tidur Hammock ala Mata Burung

Santai tidur di hammock.
Sumber: Google

Tidur di hammock juga meminimalisir tubuh dan barang terhindar dari tanah basah atau lembab dari uap dingin yang terkena udara malam jika di dataran. Hammock sebagai penopang tubuh, serta gearloft sebagai media meletakkan barang-barang bawaan, tidak akan terkena hal demikian. Khususnya jika sedang hujan. Tentunya dengan tehnik pemasangan yang baik.

Selain itu, tidur di hammock juga menjaga kita dari serangga dan hewan melata. Aman.

Kemping yang dilakukan di alam, bila menggunakan tenda, tidak perlu repot mencari pohon. Cukup bidang datar saja. Sedangkan bagi para penyuka ayunan, hammock, pastikan bahwa di lokasi tersebut, ada pohon atau pondasi mendukung untuk menggantung hammock.

***

Santai berhammock bersama teman-teman Hammockers Jawa Timur.
Doc @joelbascraft

Alasan Hammocking

Perlengkapan dasar hammock, sudah pernah diulas sebelumnya. Mungkin belum terlalu lengkap, karena selalu ada saja penambahan barang-barang kebutuhan sesuai perkembangan yang terjadi pada hammock.

Baca:Β Perlengkapan Sederhana Hammock

Kenali dua alasan saat akan menggunakan hammock sebagai kebutuhan dalam kemping:

  1. Hanya untuk bersantai tanpa kemping.
  2. Membutuhkan hammock sebagai pengganti tenda.

Kemping santai dengan menggunakan hammock sebagai pengganti tempat duduk, juga bisa dilakukan. Duduk bercerita jadi lebih santai dan akrab. Pakaian tidak kotor karena duduk sembarang tempat, atau repot harus mencari alas sebagai tempat duduk, misal kertas, atau plastik. Beruntung kalau ingat membawa matras atau tikar sebagai alas. Bisa juga kursi outdoor.

Packingnya yang ringkas dan ringan, membuat hammock bisa dengan mudah dibawa kemana saja. Demikian pula jika Anda membawanya dengan maksud bersantai tanpa kemping. Jika ada pondasi yang sesuai, bisa segera menggantungkan hammock Anda.

Hammock camp lengkap.
Doc pribadi

Akan berbeda jika Anda membutuhkan hammock sebagai pengganti tenda untuk tidur di alam. Beberapa perlengkapan, wajib dipersiapkan, diantaranya:

  1. Hammock
  2. Strap atau webbing
  3. Suspensi (carabinner, o-ring, s-hook, shackle)
  4. Flysheet (pasak, prusik)

Pelengkap pendamping hammock, bisa dimasukkan daftar bawaan adalah:

  1. Sleeping bag
  2. Sleeping pad/matras
  3. Underquilt/peapod
  4. Gearloft
  5. Bugnet
  6. Kantung hammock
  7. Lampu tenda/hammock

Nah, kalau sudah dilengkapi, tidur Anda bisa nyaman di hammock.

***

Bentuk winter/4 season. Bobok hammock udara dingin di Geger Bintang, Lembang, Bandung.
Doc pribadi

Atap Hammock

Dalam kemping hammock, jika sudah memutuskan tidur di ayunan, maka hal yang harus dipikirkan adalah pelindung. Flysheet adalah atap bagi hammock.

Sama halnya dengan tenda yang juga memakai outer atau lapisan luar sebagai atapnya. Terkadang masih ditambah dengan flysheet jika ingin ada tambahan lebih sebagai penyambung dengan tenda lainnya. Kadang dipakai sebagai dapur bersama jika tenda didirikan berdekatan.

Untuk cuaca tropis Indonesia, shelter ringan seperti flysheet, diperlukan. Flysheet berfungsi sebagai media pelindung bagi hammock dari cuaca seperti hujan, panas dan angin.

Keuntungan memakai flysheet, kita bisa memasang hammock dalam kondisi hujan, maupun panas. Tentu kita tidak ingin memasang hammock sembari menunggu hujan reda, bukan? Sementara tubuh kita sudah ingin beristirahat atau tidur nyenyak saat hujan membasahi bumi.

***

Kelengkapan Flysheet

Apa yang harus dilakukan pertama kali ketika berhammocking?

Orang kerap kali memasang hammock terlebih dahulu, mendudukinya dan bersantai. Dan akan kelabakan ketika (mungkin saja), tiba-tiba hujan turun tanpa disangka.

β€œAhh, masih mendung. Atau nanti saja deh kalau sudah mau hujan, baru pasang flysheet. Deuh, capek, istirahat sebentar deh.”

Beberapa kalimat yang sering saya dengar jika ingin santai terlebih dahulu. Dan begitu hujan turun, mulai sibuk (mungkin) melepaskan hammock adalah yang paling mudah dilakukan, daripada buru-buru memasang flysheet dibawah rintik bahkan linangan air hujan mendadak.

Alasan lain, tiba di lokasi kesorean atau kemalaman. Biasanya rasa malas akan mendera. Badan lelah dan sudah ingin langsung tidur saja. Tanpa sadar, terlelap pada hammock yang sudah dipasang begitu saja. Lalu dinihari menjelang pagi, tubuh bagian bawah, terutama punggung, mulai diserang oleh hembusan angin dingin, kemudian bottom freeze!

Resiko? Ya seperti itu memang kalau tidak mempersiapkan yang seharusnya πŸ˜€

Agar tidak menjadi korban PHP hujan yang tiba-tiba mengguyur bumi, persiapkan alat dan barang awal berupa flysheet sebelum memasang hammock:

  1. Standar ukuran biasa pakai, 3×3 atau 3×4 meter.
  2. Tali prusik atau paracord. Siapkan ukuran 3-5 meter, ukuran 2-5 milimeter.
  3. Pasak minimal 10 buah atau tergantung loop tersedia pada flysheet.

Baca:Β Cerita @hammock_id

Untuk memasang flysheet dan hammock, perhatikan:

  1. Jarak pohon.
  2. Posisi memasang flysheet dan hammock.
  3. Arah angin datang.
  4. Kemungkinan hujan, jatuhnya aliran air sesuai dengan kemiringan tempat menggantung.

Arah angin menjadi perhatian lebih untuk kita menentukan posisi terbaik pemasangan flysheet. Tidak ingin kedinginan saat Anda tidur di hammock, bukan? Atau basah karena air hujan yang tiba-tiba masuk dan mengalir di hammock kesayangan Anda?

Cukup mudah kok. Perhatikan saja daun, ranting yang bergerak, maka kita bisa memasang flysheet dan hammock dengan leluasa.

Meminimalisir angin kencang yang masuk, juga penting untuk kenyamanan tidur malam kita.

***

Bentuk Winter/Season 4. Hammping at Mt. Latimojong
Doc Anca @madshar

Bentuk Flyheet Pada Hammock

Memasang flysheet, tidak asal saja. Bedakan pemasangan flysheet yang berfungsi sebagai tarp (bivak) pengganti tenda, atau memang tambahan outer tenda.

Jenis bahan flysheet, sebaiknya ringan, dan tahan cuaca tropis. Biasanya flysheet terbuat dari bahan nylon, ripstop, coated, dan lainnya.

Pemasangan flysheet untuk hammock pun bermacam-macam bentuknya berdasarkan ukuran, yaitu:

  • Ukuran 2×3 meter, bentuk asimetris.
  • Ukuran 3×3 dan 3×4 meter, bentuk diagonal, hexagonal, rectangle dan winter/4 season.

Pemasangan pada ukuran 2×3 meter, hanya bisa dilakukan satu model saja, asimetris. Tidak bisa memakai hammock berukuran besar.Β  Karena ukuran flysheet haruslah menyesuaikan hammock yang digunakan. Penerapannya mudah dan disesuaikan kondisi cuaca di lokasi. Tinggal kita harus pandai membaca arah angin datang dan tepat memposisikan tidur kita (kepala dan kaki di bagian mana). Selain itu perlengkapan pendukung juga harus lengkap.

Ukuran 3×3 dan 3×4 meter, bentuk pemasangan flysheetnya hampir sama. Hanya berbeda di panjangnya.

Flysheet berukuran 3×3 meter, bisa dibentuk sesuai keinginan, kondisi cuaca (panas, hujan) saat kita di lokasi.

Bentuk flysheet dan pemasangannya.
Sumber Google

Bentuk diamond, hampir seperti asimetris, tetapi tumpuan kedua sisi segitiga di bawah, sama. Sementara, bentuk hexagonal, menguntungkan, karena kita bisa mengencangkan setiap sisinya dengan pasak.

Penggunaan rectangle, biasanya dipakai pada saat cuaca panas, kurang/tidak berangin. Hal ini dimaksudkan agar ruang udara tetap terpelihara meski tengah berada di tempat yang gerah.

Pada pemasangan flysheet ukuran 3×4 meter, kita bisa membuat pintu sebagai penutup dengan memanfaatkan sisi kedua ujung pada flysheet (winter/4 season). Di (sebagian) kalangan hammockers, dikenal dengan rumah gadang atau rumah gonjong.

Untuk membuat pintu flysheet bentuk winter/4 season, kita bisa memanfaatkan loop yang terdapat di tengah (ujung flysheet) dan loop paling bawah. Kedua loop bisa dipasang carabiner kecil atau tali prusik/paracord dengan simpul sederhana sebagai pengunci pintu.

Kegunaan lainnya menggunakan flysheet winter, angin yang berhembus tidak akan terasa (terlalu) kencang dengan adanya pintu pada flysheet tersebut.

***

Tidur nyaman dalam hammock.
Doc @pensiliar

Cara Pasang Flysheet

Jika sudah melengkapi keperluan flysheet, tahu bentuk yang akan dipasang, maka memasangnyalah yang harus disegerakan. Biasakan memasang flysheet berada diurutan awal, barulah hammock Anda.

Cara memasang flysheet:

  1. Siapkan peralatan (flysheet, tali, pasak)
  2. Ikatkan tali flysheet di loop garis tengah pada pohon. Lakukan hal yang sama pada sisi satunya.
  3. Ikatkan tali prusik pada pasak yang ada di masing-masing loop tersedia. Jumlah loop disesuaikan oleh ukuran flysheet.
  4. Cek tarikan tali pada ikatan di pohon dan pasak. Pastikan keregangannya pas bagi flyheet.

Pemasangan yang baik, akan mempengaruhi flysheet Anda. Tali prusik juga membantu penguncian dengan simpul-simpul yang digunakan pada pasak dan flysheet. Pastikan pasak tertanam baik. Tidak mengalami kondensasi, posisi tetap baik meski angin kencang dan hujan.

Apabila flysheet sudah terpasang, maka Anda bebas memasang hammock di bawahnya, tanpa terganggu oleh hujan maupun panas. Terlindungi dengan aman.

Basic hammock
Sumber Google

Untuk pemasangan hammock, lakukan langkah berikut:

  1. Pastikan jarak pohon 3-4 meter (standar). Bisa juga melangkah sebanyak 3-6 langkah. Tergantung ukuran flysheet dan hammock yang Anda pakai.
  2. Ketinggian pasang strap/webbing hammock, disarankan 1,5 meter dari tanah.
  3. Sudut pemasangan hammock, 30 derajat, atau membentuk senyum. Jangan terlalu menarik hammock menjadi garis lurus karena akan membuat tidur maupun duduk di hammock tidak nyaman.
  4. Ketinggian dari tanah untuk body hammock, setidaknya seperti ketika kita duduk di kursi. Atau 50-75 cm dari tanah.
  5. Memasang ridgeline pada body hammock, bisa membuat posisi hammock semakin nyaman.
  6. Posisi flysheet, berada di atas hammock sebagai atap.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Jadi bagaimana? Tidak ragu lagi kan kemping hammock meski teman lain memakai tenda? Tidak perlu khawatir kalau hanya punya hammock saja. Tinggal melatih dan rajin belajar pasang flysheet dan keperluan hammock sendiri. Perempuan juga bisa kok mandiri memasang flysheet ini.

Kalau perlengkapan sudah ada, bisa memasang sendiri, tahu fungsinya, ngga akan susah minta tolong pasang ini-itu ke orang lain. Mungkin saja mereka akan sibuk memasang perlengkapan hammockingnya, kan?

Kemping enak, bisa santai dan menikmati malam panjang sembari bercerita maupun tidur nyenyak dilantunkan angin hembusan malam. Tsaaaahhh… tidur semakin lelap ~

Tunggu apalagi? Yuklah, kemping hammock weekend ini. Bawa perlengkapan hammockingnya yaaahhh..

Keep safety your hammock and see you at the next trees. Salam Gantung! (jie)

Palying around Goa Walet, Mt. Ciremai.
Doc Andrie

***

Iklan

10 tanggapan untuk “Flysheet, Atap Pelindung Bagi Hammock”

  1. Belum pernah coba tidur diatas Hammock. Entah rasanya seperti apa. Yang jelas pasti lebih aman menghindari hewan melata seperti ular ya. Tapi berarti kita terpapar udara sepanjang malam atau Amankah tidur di hammock tapi menggunakan sleeping bag?

    1. Ayok, mb uni… sama ejie. Tapi kudu engkapin barang-barang hammock dulu euy πŸ˜€
      Benar sekali. Aman dari hewan tsb.

      Insha Allah, aman, mb. Kan perlengkapan yang digunakan juga sesuai dengan kebutuhan. Sama seperti kalau kita nenda kok, mb πŸ˜‰

  2. Saya melihatnya tetap ribet ya. Lebih enak tenda. Bisa menampung beberapa orang, bs makan di dalamnya dan bs meletakkan barang-barangbdi dalamnya.

    1. Di hammock, bisa duduk juga dua orang atau lebih, tergantung mau ukuran mana. Yang 10-12 orang juga ada kok kalau mau, dar. Hhehehhe

      Untuk barang, ada hammock sebagai tempat meletakkan barang kebutuhan yang ngga akan kebasahan atau lembab bila ditaruh di bawah (tanah/rumput). Aman dengan pemasangan hammock serta flysheet yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s