wisata kota

Bogor: ODT Jajan Gaya di Spot Foto Bukit Bintang

Bogor yang sejuk, hari itu terasa gerah. iringan empat angkot sewaan, berjalan pelan menyusuri macetnya jalanan menuju Bukit Bintang. Spot foto, jajan dan jalan-jalan One Day Trip Backpacker Jakarta menjadi pilihan bagi orang-orang berkegiatan padat, namun ingin berwisata. Let’s check it out there πŸ˜‰

Model kece ❀ Sultan
Doc Inggit Prillasari

***

ODT Jajan

Langit mendung. Di kejauhan, sebagian awan telah berubah abu-abu, sementara angkot kami yang berisikan 11 orang, sudah berulang kali naik turun kendaraan agar bisa jajan memenuhi panggilan perut dan gerah karena hawa panas Kota Bogor. Air dan buah-buahan, menjadi jajanan paling di sering di angkot sewaan kami.

Sabtu itu, Bogor terik. Belum lagi dengan macet ular naga panjangnya, terlihat dari bangku duduk dalam angkot. Empat iringan kendaraan tak berhidung berwarna hijau menyala berisi peserta One Day Trip Backpacker Jakarta (ODT BPJ), berada diurutan sekian dalam antrian macet panjang. Sebuah truk terguling di puluhan kilometer depan, jalur kiri. Entah jam berapa kami akan tiba di lokasi.

Untung, teman-teman di angkot kami pada seru, jadi ramai. Ngga bosan. Dengan posisi paling enak tiidur pulang pergi tanpa mau bergantian yakni Muntaha Syahroni si tukang tidur. Lalu di bangku 4-6 berisi Sultan Muhammad Yusuf sang CP, Angelicangga, Setya, Dio Anggara, mas Adhie Firmansyah, penumpang operan Lenny Lele Komala, Om Kecil, Armandho Elang, Herli, lalu saya.

Bergantian mereka naik turun sampai jalan kaki jauh, menunggu di tempat makan, lalu naik kembali jika jalanan sudah mulai lancar. Sampai-sampai Angga, Mas Adhie dan temannya juga Dio, bisa ketemu tempat kopi yang bagus buat foto. Cakep juga deh. Itu modelnya ya photographer semua. Mas Adhie dan temannya, serta Dio. Mbok sekali-kali mereka kebagian difotoin tooohh… boleh kan?

Begitu terus sampai jajanan menuju atas, es kelapa yang mendadak membuat para tukang jajan jadi batuk.

β€œODT ngga sampai IDR 100K, jajannya bisa 100K lebih πŸ˜€ …” itu kata mak Ita lucu yang bawaannya bikin ngakak kalau ngobrol pas di warung Bintang. Ya maklum, Bogor sungguh padat pengunjung hari itu.

Satu hal yang membuat hidup berwarna itu, ketika jalan-jalan dengan teman baru, ya begini. Cerita lepas semuanya tanpa pandang komunitas, member atau bukan. Senangnyaaaaaa…

Perhentian jajan terakhir di es kelapa, perjalanan dilanjutkan ke atas. Mungkin sekitar 20 menit, mobil belok ke pertigaan Pabangbon (aahahah namanya lupa). Tak lama, kami tiba di Bukit Bintang dengan gerbang bambunya berbentuk satu sudut bintang.

Akhirnya Bogor si Kota Hujan benar-benar mencurahkan hujannya ketika kami sudah sampai lokasi yang dituju, Bukit Bintang, Dusun IV, Desa Cibeber, Kecamatan Leuwi Liang, Bogor. Banyak warung disana. Karena 35 orang, rombongan pecah di beberapa warung. Hhahahah kalau sudah hujan begitu, apalagi pekerjaan menunggu paling enak selain jajan makan? Sudah masuk waktunya makan siang juga.

Jajanan disana masih hitungan standar deh. Ngga mahal. Seblak 5K, makanan keripikan 3K, kopi 4K. Bakso, mie, soto, masih sebatas 10K. Sementara mas Adhie yang makan nasi beserta lauknya, membayar 11K. Nasi, lauk, sayur, kisarannya pun ngga sampai 15K sih. Banyak kok pilihannya.

***

Gantungin!
Doc by April Haga Hutomo

Baca juga:Β Sore BPJ di Puncak Roti

Aneka Spot Foto

Hujan mulai merintik, masih seru bercerita dan leyeh-leyeh. Saya dan Dio, mengambil payung. Kami bermaksud mengitari beberapa tempat disana sambil mencari pengelola yang bisa diajak ngobrol.

Kalau melihat sekilas, dari pintu masuk hingga ke dalam dan agak turun, banyak sekali spot foto yang bisa dijumpai. Rasanya ngga perlu rebutan deh kalau mau bergaya di masing-masing spot yang ada. Malah ada yang sedang tahap pembangunan. Pengerjaannya belum selesai.

Sebanyak 15 spot foto, tersedia disana. Dan ada yang bertugas jaga. Per spot kita wajib membayar sebesar IDR 5K. Untuk spot gantung, cukup membayar IDR 15K bisa berdua. Nah buat yang pintar nego nih, bisa dapat 5 spot dengan harga 5K.

β€œYa kalau sedang ramai, kita tarif begitu, mbak. Biar ngga antri juga kalau orang mau berfoto. Tapi kalau hujan begini ada yang mau foto, selain di tempat yang gantung, silahkan saja. Hujan, basah dan hati-hati saja. Licin,” ujar Rian, salah seorang penjaga spot foto yang tengah berteduh di saung bersama teman-teman tugasnya.

Spot foto yang ada, berupa bunga matahari, sapu terbang, rumah batu, gardu pandang, batu susun, ayunan, sakura jepang, pintu, elang, lambang hati buat pasangan dan lainnya. Bahkan di pintu masuk pun bisa berfoto.

Tersedia pula hammock yang dipasang tandem hingga 2-3 tingkat. Per foto hammock, IDR 5K. Harus hati-hati kalau naik hammocknya. Walaupun dengan tangga, namun tidak ada jaminan keamanannya sama sekali. Pemasangan hammock sudah melewati batas diatas 1,8-2 meter tanpa pengaman.

Baca Keamanan Hammock:Β Β Edukasi Mini Hammock Tower

Mereka juga menyediakan jasa foto dengan pengiriman share it. Satu spot bisa difoto 5 kali gaya. Untuk share it atau bluetooth, harganya 2K sekali pengiriman.

Ada jasa cuci cetak foto juga disana. Posisinya dekat spot foto sakura. Harga per ukuran beda. 5R seharga 10K, 8R seharga 15K dan 10R seharga 20K. Ukuran pas photo atau ukuran dompet juga ada kok.

Ternyata di beberapa warung makan juga menyediakan spot foto pilihan. Jadi kalau makan di warungnya, kita bisa foto di spot tersedia miliknya.

Jadi bisa bebas memilih akan berfoto dimana saja bukan? Heemm.. berdasarkan bocoran hasil keliling yang saya kasih sih, spot menarik adalah sapu terbang dan sakura. Hasil fotonya juga kece. Kalau yang lain ya biasa saja sih menurut saya. Entah kalau teman-teman lain.

Ehh, sama spot foto bertuliskan Bukit Bintang yang difotoin sama mas Adhie, keren! Aahahhah mungkin karena abang fotonya sudah profesional yah?

Fasilitas disana juga lengkap kok. Selain saung, warung makan, ada musholla dan toiletnya, serta parkiran.

Tempat wisata yang baru dibuka akhir tahun 2017 ini, kalau weekend atau high season, tempat ini bisa ramai pengunjung hingga 1.000 orang. Hari biasa kurang dari 300 orang. Jangan lupa, yang foto-foto kalau datang di weekend cerah, jangan kelamaan di satu spot foto ya? Kasihan yang antri euy..

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

***

Baca trekingnya:Β Treking Santai Puncak Roti

Curug yang Jauh

Bukit Bintang bukan sekadar tempat berselfi-ria. Disana juga ada curugnya.

Menurut salah seorang yang saya temui di sebuah saung, main ke curug bawah lumayan juga. Jalan kaki menurun sekitar 300 meter.

Di musim penghujan, tidak disarankan untuk turun ke bawah arah curug. Masih sangat sederhana karena belum dirapikan. Jalannya juga masih tanah merah. Riskan kalau turun kesana, akan merosot kalau musim hujan.

Mungkin nanti, kalau sudah rapi dan bagus, bisa diagendakan kembali kesana ya? πŸ™‚

***

Saran

Saran saya, kalau mau main ke Bukit Bintang ini, cuaca cerah sepertinya akan lebih segar. Pemandangan bawahnya tuh terlihat sawah-sawah. Di sekelilingnya juga tampak jajaran pegunungan. Kalau ditambah langit biru, dominannya pasti cantik. Segar. Bagus juga buat sesi fotonya.

Nah, kalau musim hujan apalagi dengan petir, gledek, kilat, sangat dianjurkan untuk mematikan ponsel demi keamanan. Pesan yang disampaikan pengelola melalui Ninuk Sawitri sesaat setelah mengurus tiket masuk peserta ODT Backpacker Jakarta, 10 Maret 2018 lalu.

Seru? Riweuh? Lier? Makanya kalau jalan-jalan ngga harus tergantung teman deh. Bertemu teman baru itu, sama serunya seperti naik roll coaster deh. Atau seperti makan rujak, tiba-tiba kegigit sambil yang nadzubillah pedas dahsyat minta ampun. Ehh, kok ngences?? πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Sudah dooonngg membacanya… packing lagi yuk, kawan. Hei jangan lupa. sedia payung sebelum hujan yoow πŸ˜‰ (jie)

***

ODT bersama Backpacker Jakarta

HTM:
Ticketing, IDR 10K per person
Parking, IDR 3K motorcycle, IDR 5K car
Take a pic in a spot, IDR 5K & IDR 15K per person

 

Bukit Bintang, Desa Cibeber, Leuwi Liang, Bogor, 10 Maret 2018

Foto kerennya mas Adhie. Masaih yah mas….
Doc @tengkuadhiet

Iklan

14 tanggapan untuk “Bogor: ODT Jajan Gaya di Spot Foto Bukit Bintang”

  1. Kalau sama mas adhie mah dijamin pasti punya foto keceh, plus harga miring.. dia paling jago nawar harga soalee..
    Hahahaha

  2. Seru perjalanannya dengan angkot dan teman-teman baru, Ejie. Bukit Bintang, aku pikir tadinya di Kuala Lumpur hehehehe…Tapi benaran ada bintang ya di sini. Spot fotonya keren-keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s