simple CULLINARY, wisata kota

Kencan Pizza Dengan Tokoh Komik Idola di Comic Cafe Tebet

Tempat nongkrong asik di wilayah Tebet ini, termasuk unik. Namanya saja sudah membuat kita penasaran. Comic Cafe. Benar ada komik dan tokohnyakah disana? Seperti apa ya tempatnya? Umm.. penasaran saya.

Yak ampun ngences!
Doc by Nisa

***

Konsep Tokoh Komik

Hari yang terang, langit ceria dengan warna birunya, walau di belahan lain terlihat abu-abu. Dari luar, tempatnya terlihat biasa saja dengan lahan parkir yang lumayan untuk mobil dan motor. Mungkin karena masih siang, dan yang terlihat hanyalah warna hitamnya saja dengan kaca-kaca lebar menghiasi sebagian dindingnya. Bersebelahan dengan Comic Cafe, ada Susi Cafe. Di perempatan depan, ada mini market dan sebuah sate taichan terkenal dengan antrian panjangnya. Kalau malam, wilayah ini akan padat dan ramai.

Acara workshop 2 hari di Jl. Tebet Raya No.53D, RT 3 RW 2, Tebet Timur, Tebet,  Jakarta Selatan, selesai. Setelah sesi foto bareng, saya dan Nugo, turun ke lantai bawah yang didominasi oleh warna merah dengan tambahan hitam, putih diantaranya. Teman-teman panitia masih evaluasi di deretan bangku tengah, berjarak satu meja dengan kami.

Tampak luar.
Sumber Google

Adem, sejuk, sofa asik buat sekedar leyeh-leyeh, bangku pun santai untuk bersandar dan bercerita seru dengan sahabat. Sofa merah dengan kayu putih di deretan tengah, menambah semangat ketika kaki melangkah masuk ke ruang Comic Cafe ini.

Kalau malam, ruang cafe lebih terlihat berwarna dengan perpaduan lampu-lampu berwarna warm white dan putih. Semakin asik bercerita.

Wilayah nongkrongnya terbagi dua. Pertama di dalam ruang ber-AC, kedua di luar ruangan yang diperuntukkan bagi para penikmat udara angin sepoi-sepoi (smoking area).

Design ruangnya menarik. Langit-langitnya hampir berisi dengan komik-komik kisah pahlawan yang sering kita temui di film-film action, animasi, maupun dalam buku bergambar tokoh kartun favorit.

Coba sebutkan tokoh kartun favorit kamu? Superman, Batman, Wolferine, X-Man, Flash Gordon, Wonder Woman, Doraaemon, Nobita and the friends, tokoh kartun manga serupa Sailormoon pun ada. Ehh, bahkan tokoh komik Indonesia pun ada loh, seperti si Buta dari Goa Hantu dengan monyetnya atau Pangeran Diponegoro kah? Wih, keren yah? 😉

Nah, nah… kamu bisa dengan bebas kok kalau mau berfoto seru dengan tokoh komik idola yang dilukis dengan gaya dekoratif pada kaca-kaca Comic Cafe ini. Dindingnya pun berlukiskan tokoh komik. Meja makannya pun demikian.

Wait, belum lagi toiletnya yang bukan saja bersih, tetapi juga bergambar komik. Hhahahhaa… ngga akan bosan juga kali nongkrong di toilet dengan gambar komik disana. Asal ngga digedor orang dari luar deh kelamaan dalam toilet.

Buat kamu yang doyan banget sama tokoh komik, wajib kesana deh. Entah karena ingin makan, sekadar nongkrong, berfoto diantara tokoh komik, memandang komik yang terpajang di langit-langit, atau mungkin menghabiskan malam disana dengan cengak-cengok doang. Bisa jadi kan?

Comic Cafe smooking area at the outdoor.
Sumber Google

***

Pajangan Komik

Namanya saja Comic Cafe, artnya banyak komik disana dong. Mulai dari zaman komik sebesar buku pelajaran sekolah ukuran A4, sampai ukuran komik manga koleksi di rumah saya, ada loh disana. Takjub juga saya lihat konsep cafe ini.

Tapiiiii….

“Komiknya boleh dibaca ngga yah, Jie?” Seandy teman komunitas Hitchhiker Indonesia yang malam itu berkumpul bareng teman Hammockers Indonesia, bertanya.

“Gimana cara ambilnya, Sean? Diatas sana euy…” ujarku sembari menunjuk komik-komik yang berjajar di langit-langit. Ada di pajang rapi pada rak bercat hitam di langit-langit, ada pula yang terletak di kaca atas, terlihat jika kita mendongakkan kepala.

Kalau kata Nisa, teman Greenpeace yang duduk satu sofa hari itu, ia hapal tempat tersebut sedari SMP. Dulu sering nongkrong di Comic Cafe bareng teman-teman sekolahnya. Perubahan zaman yang membuat komik-komik itu pada akhirnya hanya sebatas pada hiasan cafe saja.

“Dulu, kita bisa baca komik-komik itu. Letaknya di lantai 2. Jadi bisa ngemil sambil baca komik. Santai di atas, asik. Tapi sekarang ya hanya bisa lihat komiknya dari tempat duduk kita. Tuh, Kak Ejie, lihat deh,” jelasnya menunjuk komik-komik yang bertebaran di etalase kaca di atas kepala kami.

Sayang juga ya? Padahal kalau dipikir, kalau sambil menunggu teman datang, selain bercerita, bisa memanfaatkan waktu dengan membaca (selain main handphone juga) kan? Mungkin benar ya kata Nisa. Komik online sekarang banyak bisa diakses dari gadget. Tinggal download atau baca langsung dari link-link yang dikasih teman.

Ehh tapi, baca buku komik juga ngga kalah asik dari komik online loh? Hhahhaha.. ya tergantung deh, suka yang bagaimana. Ngga bisa juga menentukannya. Tergantung minat dan mungkin efektifitas ngga ribet bawaan banyak dalam tas, bisa jadi salah satu alasan kan? Yang penting, kuota berlimpah 😀

Logo Comic Cafe
Sumber Google

***

Fasilitas Oke

Ohh, menyangkut komik-komik yang hanya bisa dilihat dan dinikmati melalui pandangan mata saja, fasilitas wifi disana oke loh. Soalnya free wiifi internet conection. Jadi, bisa dong kalau kepengin download komik online? Ya habisnya ngga bisa baca buku komik yang hanya dipajang itu kan? Wkwkkwkkw

Selain itu, juga ada fasilitas musholla dan wudhu yang berada di lantai 2. Ruangan di lantai 3, dimanfaatkan sebagai Co-working space.

Di ruang tersebut, bisa melakukan kegiatan untuk keperluan kantor, meeting, maupun aktifitas seperti workshop, gathering, maupun mini party. Ruangannya berkapasitas untuk 50 orang. Tersedia sound system, infocus, dan screen. Makanan pun bisa pesan disana dengan prasmanan.

Toilet bersih di tiap lantai dengan dinding bergambar, serta lift yang bisa digunakan hingga ke lantai 3.

***

Pizza Parah Pesanan Nisa

Tangan Nisa sibuk memanggil waitres untuk meminta daftar menu yang ada. Kenyang sih setelah perut penuh dengan sajian workshop di lantai atas yang berakhir di pukul 17.00 Wib tadi. Mungkin karena hari semakin dingin, dan teman-teman lain belum datang, Nisa akhirnya berinistiatif memesan makanan.

Jarinya melihat jajaran pizza. Mengurutkan beberapa pilihan pizza tersedia. Jari telunjuknya berhenti pada tulisan pizza dengan topping keju berlimpah. Ahh, ngences!

“Enak yang ada beef atau keju semua? Tapi aku pengen cobain keju berlimpah,” Nisa minta saran. Ya karena sudah bersikukuh dengan pilihan, pizza tersebutlah yang akhirnya di pesan. Ehh, ini jujur, saya kok nelan ludah terus ya? Beneran ngences ini, ampuuuuunnn >_<

15 menit kali ya, pesanan datang. Wah, harum dengan lelehan mozzarella penuh diatasnya. Kuning ceria bergradasi! Saus sambal dalam botol, disediakan waitress di samping pizza pesanan.

Jeprat-jepret okeeeeee… Sikat, Sa!

Lelehan kejunya bikin mati Gaya!
Doc by Nisa

Mungkin saran saja. Pilihan makan enak disana, menurut saya mungkin di pizzanya. Pilihan Nisa, pizza quarto dengan topping keju mozzarella, keju parmesan, keju cheddar, satu lagi lupa deh keju apa. Hhahahha ingat makannya saja sih, ENAK! 😛

Pizza kejunya, tipis dengan pinggiran roti garing. Aroma keju memenuhi ruangan, khususnya wilayah meja kami di pojok kanan kedua dekat pintu masuk dari depan.

Keju hangat yang baru diangkat dari oven itu, segera dilahap Nisa. Memotongnya dengan pisau tersedia tanpa tertahankan encesan menunggu sejak pizza difoto. Ohh tak sabar ~

Lelehan kejunya berlapis ketika diangkat menggunakan garpu. Putar sana-sini agar keju bertumpuk banyak. Ini kejunya berperan penting dalam pesanan Nisa sih. Dahsyat ENAQUE, BOSQUE ~
*alay lapar mode on

Pilihan minuman yang ada es lemon tea, susu milo, espresso atau coklat, ya biasa saja sih. Coklatnya menurut Novi yang datang bersama Seandy, rasanya kemanisan dan terlalu encer.

Sedangkan Farah, sewaktu pesan makanan fish and chips, menurutnya kurang fresh. “Biasanya di menu ikan begitu, dikasih slice lemon wedges. Lalu dikasih perasan lemon juga biar segar dan terasa amis ikan saat dimakan,” katanya.

Jadi pilihan bijak pada saat memutuskan nongkrong di satu tempat, makanan juga merupakan point plus dari suatu tempat ya? Karena makanan adalah pelengkap rasa dari betah atau tidaknya kita berada di satu tempat nongkrong. Ehh, benar ngga ya? 😀 (jie)

***

Alamat:
Jl. Tebet Raya No. 53D, RT 3 RW 2, Tebet Timur, Tebet, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta-12810

Jam Operasional: 11.00-23.00 Wib
Harga mulai dari 20K IDR

 

 

Iklan

2 tanggapan untuk “Kencan Pizza Dengan Tokoh Komik Idola di Comic Cafe Tebet”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s