simple CULLINARY

Kuliner Modal Sendok di Petak 9 Glodok Jakarta

Daerah Pecinan yang berada di Kelurahan Glodok, Jakarta ini, merupakan satu tempat unik dengan mayoritas penduduk Tionghoa. Selain sebagai tempat wisata bagi para pejalan, disana juga terkenal dengan kuliner yang bisa dinikmati sembari menambah wawasan sejarah Kota Jakarta. Sudah siap berburu kulinernya? Yuklah..

***

Mungkin saya termasuk orang yang terlambat mengetahui tempat ini bisa dijelajahi untuk mengenal bagian Jakarta. Yang saya tahu, kalau mau beli barang elektronik, ya ke Glodok. Papa saya dulu kalau mencari elektronik suka kesana. Atau ke Pasar Kenari. Lalu saya?

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 Wib rasanya ketika Suci Rifani sebagai guide, menunggu kehadiran lengkap kami yang akan jalan-jalan kuliner di Petak 9, Glodok. Bersama crew Iradio FM dan Hard Rock FM yakni Kamal, Feli, Magi, sepupu Feli, Susan, Fajar, dan Mumun sang photographer yang menyusul, kami menjelajah.

Tujuan kami tidak lain adalah kuliner. Ya, tertarik kesana karena memang Suci banyak menceritakan kuliner Glodok.

Eheemm.. pesan Suci, kami wajib membawa sendok masing=masing. Karena kalau kuliner hampir di semua tujuan kami nanti, bakal kekenyangan. Jadi pesan makanan tidak perlu satu porsi satu orang, biar perutnya ngga begah danbisa mencicipi semua kuliner yang ada. Seru kan? πŸ˜‰

Mau tahu apa saja yang kami makan disana? Berikut catatannya.

***

Bakpia Beijing

Pemiliknya bernama Afie. Bakpia ini sudah buka sejak 2013. Terkenal di kalangan pejalan yang menyukai camilan ringan ini.

Reni yang bertugas menjaga tempat sederhana itu, menjelaskan bahwa, produksinya tidak banyak. Per hari mereka hanya membuat 200 bakpia saja.

Adonannya dibuat di rumah, tapi di lapaknya ini, kita tetap bisa mencicipi bakpia hangat. Kadang masih panas karena menggoreng di lokasi jual. Bakpia favorit kami ketika kuliner saat itu, sampai pada bungkus semua. Enak banget, SUMPAH!

Varian isinya adalah durian (terfavorit), kacang hijau, coklat, keju, nanas. Prepare budget 5-6K IDR.

Jam buka, 10.00-16.30 Wib, tiap hari.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

B2 Halal

Kenapa disebut B2? As you know ya, memang itu yang biasa dikonsumsi oleh warga Tionghoa. Namun jangan khawatir, Pak Handi sebagai pemiliknya, menjamin bahwa makanan tersebut halal. Kenapa?

Karena semua makanan tersaji di etalase jualannya terbuat dari sayuran, jamur, kacang kedelai, wortel, tahu dan tempe. Tidak ada campuran daging B2 asli. Suci pun mengajak kami karena ia sudah pernah mencicipi makanan disana sebelumnya.. sudah beberapa kali Suci menemani teman-teman pejalan yang penasaran dengan makanan tersebut.

Sudah 5 tahun warung vegetarian ini dibuka oleh Pak Handi. Banyak media yang juga meliput makanan kreasinya ini. Menurutnya, siapapun bisa mencicipi masakannya. Ia berkolaborasi bersama istrinya dalam memasak.

Menu yang ditawarkan adalah sate, rendang, chasiu –saya kurang tahu penulisannya- Β (B2 halal), ngohyong (terbuat dari tahu, kentang, wortel, seledri), ayam asam manis (jamur putih).

Jam buka, 10.00 Wib sampai tutup. Buka tiap hari. Jam makan siang, tempat ini biasanya akan ramai. Khususnya di akhir pekan. Prepare budget 4-8K IDR.

Bakpia Tau Sa Pia
Doc pribadi

Bakpia Tau Sa Pia

Sama seperti Bakpia Beijing, hanya varian lain seperti ubi ungu dan kacang merah bisa diperoleh disini.

Prepare budget, 5K IDR. Lokasi di depan rumah makan Lao Huo.

Cempedak Goreng

Makanan camilan sederhana ini, sama layaknya dengan gorengan rumahan. Bedanya, cempedak ini dibuat dengan ukuran besar yang padat. Diberi taburan gula merah cair, semakin menambah gurih bila memakannya bersama teh hangat.

Rumah Makan Lao Huo

Rumah makan Lao Huo Doc pribadi

Tempatnya asik dengan kursi kayu yang terhitung santai meski terbilang duduk tegap. Bisa selonjoran bebas kok kakinya.

Menu favorit di rumah makan ini adalah laksa, soto, rempeyek, jeruk kunci dan liang teh. Disini juga terdapat minuman zaman nenek saya berupa botolan bersoda.

Isian Laksa: kentang, telur, ayam suwir, sayur taiuge, emping. Satu porsi penuh sangat mengenyangkan.

Sementara soto isinya seperti biasa. Ada beberapa isian rasa soto yang Anda inginkan jika memesannya.

Prepare budget:
Makanan 25-35K IDR.
Minuman 8-15K IDR.

Kopi Es Tak Kie

Es Kopi Tak Kie di Pasar Gloria, Glodok.
Doc pribadi.

Idola kebanyakan orang sepertinya. Karena hampir dicari semua orang. Buka sejak pagi pukul 06.00 Wib bahkan. Dan jangan kelewat siang. Biasanya jam 12.00 Wib, bahkan sebelumnya, kopi di toko kopi ini cepat habisnya.

Toko kopi ini sudah ada sejak tahun 1927. Kopinya merupakan campuran dari kopi robusta dan arabika yang berasal dari Lampung, Toraja dan Sidiakalang.

Prepare budget, 17-50K IDR (kopi dan makanan).

Lokasi:
Jl. Pintu Besar Selatan III, Gangn Gloria, No. 4-5, RT 7 RW 6, Glodok, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Pioh Tauco

Makanan ini terbuat dari bulus (kura-kura) disebutnya. Daging direbus dengan bumbu racikan si penjual. Biasanya dimakan bersama nasi atau lontong.

Ada yang di depan toko sepanjang jalan. Biasanya mereka hanya berjualan dengan gerobak sederhana bertuliskan Pioh Tauco. Beberapa artikel pun menyatakan ada toko yang memang berjualan makanan tersebut.

Prepare budget, 50K IDR per porsi.

Rujak shanghai
Sumber Google

Rujak Shanghai Encim

Disini, rujak yang biasa dipesan yakni rujak shanghaii. Berisi cumi dan ubur-ubur rebus, kangkung, timun, saos tomat, kecap, sambal dan taburan bubuk koya. Jujur, saya baru pertama kalinya mencicipi rujak ini.

Rasanya manis dari saos tomat dengan aroma seafood dari cumi dan ubur-ubur. Entahlah, rasanya aneh buat lidah saya. Hhehehee..

Rujak kedua adalah rujak juhi. Bahannya hampir sama, menggunakan juhi atau cumi-cumi, kentang, kol, plus kerupuk dengan campuran saus kacang dan sambal.

Teman-teman juga mencicipi makanan lain seperti cah kangkung, es campur, es teler. Ada menu makanan seafood lainnya kok disana.

Prepare budget, 8-30K IDR.

Jam operasional 08.00-16.00 Wib.

Kue bulan Viki
Sumber Google

Kue Bulan Viki

Kue sajian tradisional yang selalu ada tiap Festival Musim Gugur. Dulu bentuknya hanya bulat. Kini bervariasi. Ada yang bergerigi di pinggiran kuenya. Pada tengah kue bulan ini, ada tulisan berwarna merah. Aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari pewarna makanan.

Kue bulan terbagi menjadi dua macam. Untuk dimakan dan untuk persembahan.

Kue untuk persembahan, dibuat tidak untuk dikonsumsi. Kue ini dibuat agar tetap terlihat awet dan bagus meski sudah lebih dari seminggu.

Isian kue bulan antara lain, durian, nanas, coklat, keju, cempedak, susu, biji jambu, dll.

Prepare budget, 10K IDR hingga tergantung kemasanyang dibeli.

Gado=gado Direksi yang juga berada di Pasar Gloria.
Doc pribadi

Gado-gado Direksi dan Es Kopi Susu Gayo

Berada di satu tempat dengan beragam makanan yang ditampilkan. Menurut Mumun, tempatnya bukan dimana kami makan saat itu, tapi masuk ke dalam. Informasi yang diperoleh, sudah pindah agar lebih dekat ke Petak 9.

Gado-gado ini biasa dikunjungi oleh pejabat di masa lalu, dikenal dengan nama Gado-gado Direksi. Para direksi Bank bersama koleganya dan pejabat memang sering datang ke gado-gado itu.

Mumun memesan gado-gado kesukaannya. Kami mencicipinya dan… ya ampun, enak pakai banget! Bumbu kacangnya enak dengan manis tidak berlebih serta pedas yang pas. Wooohh.. ngences, kan? Hhahhahaa

Selanjutnya, Murni memesan es kopi susu gayo. Pandangan pertama saya sudah bilang, bahwa minuman pesanan Murni itu sedap.

β€œMun, itu kopi susu?”

β€œIya,” sembari menyeruput es kopinya.

β€œPesan ahh, mau!” si mas datang dengan daftar menu. Saya menunjuk es kopi Mumun.

β€œMas, mau yang seperti itu yah satu,” sudah ngences kembali. Aaaaakk!

Dan Kamal pun tergoda untuk membungkusnya setelah mencicipi es kopi saya. Yihaaaaa…

Prepare budget, 10-30K IDR.

***

Suci the guider
Doc Mumun Indohoy

Gimana? Sudah tahu kepengin jajan dan kuliner apa disana? Petak 9 Glodok, surga kuliner deh. Heemm. Kalau kesana ya harus pintar memilih dan memesan makanannya. Varian yah, karena mayoritas Tionghoa, tidak semua makanan disana halal. Jadi sebaiknya, ajak temanmu yang sudah pernah kesana. Biar bisa ketemu tempat-tempat baru lagi kan?

Nah, diantara semua makanan yang saya cicip dan lihat atau sekadar tanya, paling suka dengan kopi susu gayo, gado-gado dan bakpia rasa durian dan keju. Mantab! Kalau kamu? (jie)

Es Kopi Susu Gayo paling nikmat.
Doc Mumun Indohoy.

***

 

 

Iklan

6 tanggapan untuk “Kuliner Modal Sendok di Petak 9 Glodok Jakarta”

  1. Di jogja juga ada tempat makan vegetarian gitu yang rasa babi. Tapi dijamin halal. Aku sih belom pernah nyoba. Maklum anak kos. Wkwkwk.

    Kayaknya aku juga pengen gado-gadonya itu. Pas banget setelah muter muter glodok, capek, isi tenaga pake gado gado. Tapi gado gado ada lontongnya. Nggak muntah, Kak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s