Hammockers Indonesia, Serba-serbi

Jangan Buang Carabiner Rusak

Penggiat alam minat khusus, pasti punya benda ini. Kebanyakan, dipakai untuk berkegiatan di luar ruangan. Tapi ada juga kok yang menggunakannya tidak untuk berkegiatan atau mengaitkannya dengan beban berlebih. Seperti carabiner asesoris ini.

Carabiner asesoris versus D carabiner minat khusus.
Doc pribadi.

***

 

Pengait Multifungsi

Carabiner adalah pengait multifungsi yang bisa digunakan dalam beberapa tempat atau momen. Tidak harus di luar ruangan saja, memakainya dalam ruangan, juga bisa.

Biasanya banyak digunakan oleh penggiat alam bebas, atau pekerjaan yang membutuhkan carabiner. Misalnya kegiatan outbond, wall climbing, panjat tebing, sky gear, membersihkan gedung bertingkat, pekerjaan yang berhubungan dengan tali-temali, konstruksi dan lainnya. Pemakaiannya dilakukan untuk ascending, descending, flying fox. Carabiner tersebut, dikaitkan dari tali ke badan atau harnes.

 

Carabiner terbuat dari campuran baja dan alumunium. Ada juga dari logam ringan seperti aloy, serta stainless steel. Bentuk dan fungsinya juga beragam (baca: Suspensi hammock, bagian Carabiner).

Tulisan kali ini, bukan mengenai carabiner versi kegiatan outdoor yang berat, tapi carabiner asesoris yang digunakan untuk aktifitas ringan, maupun dalam ruangan.

***

 

Fungsi Carabiner Asesoris

Carabiner asesoris, sama seperti carabiner pada umumnya. Hanya saja, berat beban, penggunaan serta penempatannya yang berbeda. Tidak selalu untuk mengaitkan berat beban dengan kapasitas tertentu. Beban ringan juga bisa. Misalnya, menggantung power bank, lampu tenda, sebagai gantungan boneka kecil asesoris tas, botol minum, topi, dan masih banyak lagi.

Bisa juga dipakai sebagai pengait pada loop flysheet, menggantung perlengkapan kecil yang sederhana.

Namun, ada kalanya carabiner asesoris ini, cepat sekali rusak pintu berpegasnya. Entah pembuatannya yang terlalu ringan, ringkih, atau memang dibuat sederhana saja mengingat tidak diperuntukkan bagi kegiatan alam bebas (luar ruangan).

Harganya pun sangat terjangkau. Antara 3 ribu sampai 35 ribu rupiah. Varian dan ukurannya, tentu saja berbeda. Termasuk berat bebannya? Ya, itu juga termasuk sebagai salah satu patokan do carabiner asesoris ini.

Karena fungsinya yang beda, kita juga harus cerdas menggunakannya. Jangan sampai salah, menggunakannya pada beban yang bukan seharusnya. Bisa berakibat fatal nanti.

***

Carabiner asesoris rusak yang ngelos.
Doc Yoko, taken by me.

Cara Memperbaiki Carabiner Rusak

Carabiner biru itu, baru berumur dua bulan. Tapi sisi berwarna putih, sebagai pintu berpegas untuk menggerakkannya, sudah ngelos. Plong. Longgar. Ihh.. apa deh bahasa Indonesia nya? 😀

Pernah punya pengalaman carabiner rusak juga ngga? Kesal kan kalau sudah begitu? Padahal masih bisa dipakai meski pintu pegasnya sudah tidak “gagah” seperti dulu.

Ya sudahlah yaaa.. biarkan saja dia dipakai menggantung barang atau mengaitkan sesuatu walau sudah rusak, masih bisa dipakai kok. Dibuang sayang, gitu kata orang-orang sih…. siapa tahu masih bisa diperbaiki.

Berbicara tentang carabiner asesoris yang rusak, saya punya tips untuk memperbaikinya. Yuk, disimak.

Sebelumnya:

  1. Periksa carabiner asesoris Anda yang rusak.
  2. Cek pintu berpegasnya. Jika masih ada pegas, artinya masih bisa diperbaiki.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Caranya:

  1. Biarkan bagian pintu berpegas berada pada posisi luar carabiner.
  2. Tekan carabiner asesoris Anda kedalam.
  3. Masukkan melewati sisi kepala atas, kembalikan pintu berpegas pada jalur di kepala carabiner.
  4. Cek ulang pintu berpegas, maka Anda ankan mengetahui hasilnya.

Untuk lebih jelasnya, bisa lihat foto-foto yang ada, atau cek video berikut

Bagaimana? Mau mencoba pada carabiner asesoris Anda yang sudah rusak? Masih ada kan? Ngga dibuang, kan?

Yuk, cari yuk. Coba cara tersebut diatas. Siapa tahu masih bisa berfungsi kembali untuk menggantung barang-barang kecil keperluan Anda.

Selamat mencoba, kawan 😉 (jie)

***

 

Carabiner yang digunakan pada power bank.
Doc pribadi.

Ide: Yoko Bagus (BPI Semarang)
Penulisan: Ejie Belula

 

 

 

Iklan

4 tanggapan untuk “Jangan Buang Carabiner Rusak”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s