arah MATA JIWAKU

Batasan Rindu dalam Senja

Sunset yang serupa -Tanjung Bira- (doc pribadi)
Sunset yang serupa
-Tanjung Bira-
(doc pribadi)
Jika hujan menyambut setiap lontaran do’a yang ada, adakah milikku diantaranya?
Jika hujan menjatuhkan titik-titiknya hingga ke lubuk terdalam, adakah demikian denganku?
Jika hujan memberikan lantunannya pada bumi, adakah aku mendengarnya?
Jika hujan menyimpulkan setiap rasa yang tergugu, adakah ia mengeratkannya agar tak seorangpun tahu?


Kemudian timbullah langit dengan garis pada batasannya
Menyampaikan pesan temaram
Pada diri tak berteman
Hingga menyentaknya dalam kalbu

Tak ada garis yang terbatas
Hanya warnalah yang berbatas
Tak ada rindu yang berbalas
Hanya menengadah dalam batas

Jika aku melihatnya dalam batasan berbeda
Lalu pandangannya pun mengarah
Pada batas garis yang mengarah di sudut senja
Dengan taburan cahayanya

Ketika jatuhan batasan senja mengarah pada bumi
Ketika tiada lain menyeruak pada garis biru
Ketika sebentuk garis terpaku di satu titik
Engkaulah senja itu

Jatuhan batas senja yang mengarah pada sebidang warna hijau
Jatuhan batas senja yang mengarah pada sebidang warna biru
Jatuhan batas senja yang mengarah pada sebidang warna jiwa
Jatuhan batas senja yang mengarah pada sebidang warna hampa

Terima kasih, karena semua HARUS MEMUDAR

~ sendiri dalam hujan ~

***

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s