NANJAK penuh rasa

Live Journal Slamet-Bambangan: Cerita Tiket Ioh

 

Kisah perjalanan 4 sahabat berisik Hammockers Indonesia plus 1 orang teman Ioh yang bergabung last minute, H-1 ke gunung idaman. Baru jalan saja, sudah buat Ejie senyum kepengin ngakak deh. Campur mewek juga sih soal cerita kereta. Ada apa dengan Ioh? Ada apa dengan Ejie? Hayuuuukk… baca donk! 😉

***

Kereta Serayu Malam

24 September 2015

 

Kisah Grup WA

Sahabat pendakian Hammockers Indonesia terdiri dari:

  1. Ioh
  2. Uxzup
  3. Andi
  4. Ejie

1 orang tambahan comotan bernama Guntur.

Kehebohan sudah terjadi sih di grup WA Slamet Tiktok. Pembahasan berkisar antara logistik yang terus bertambah sesuai keinginan masing-masing personil.

“Guys! Kita mau buat rumah makan di atas seperti warung mbok Yem di Lawu?” tanyaku ngakak melihat list makanan yang bertambah. Buseehh, mau ini, mau itu, sudah seperti Nobita saja. Hahaha… aku sudah maklum kok sama obrolan amburadul warga Hammockers Indonesia.

Pembahasan lain ya seputar perlengkapan tim yang wajib bawa. Yang paling banyak ditanya adalah matras alumunium. Aku punya 2 matras, 1 biasa dan 1 alumunium. Masalahnya lupa taruh dimana matrasnya. Jadilah malam (23/09) pukul 02 AM, mataku yang tak kunjung mengantuk, membongkar sudut kebutuhan mendaki.

Entah kenapa mereka menitikberatkan pada matras tersebut. Aku pikir, mungkin karena mereka sudah tahu akan ketidaktahananku pada kondisi dingin yang berlebihan. Salah satu hal yang menurutku perlu disharing jika melakukan pendakian (apalagi jika belum pernah mendaki bersama) yakni, berceritalah kamu apa adanya. Biasa saja memang, tetapi mereka mendengar dan menyimak tanpa kita sadar. Aku baru paham keinginan mereka malam itu.

Satu lagi, tentang tenda yang mereka persiapkan. Obrolan ini ditegaskan Ioh yang intinya, prepare better for the worst. Tenda selain untuk istirahat, juga dipersiapkan untuk menaruh barang-barang dan berlindung dari cuaca yang tidak diinginkan. Semoat berkutat juga dengan Ioh, tapi ya dia meyakinkan dan membuat aku akhirnya diam memikirkan kalimat-kalimat panjangnya yang memenuhi satu halaman tabku.

***

Kisah Menuju Stasiun Senen

Masing-masing dari kami mulai bersiap berangkat menuju meeting point di Stasiun Kereta Api Senen. Jujur ya, di saat yang selalu dibutuhkan, penyakit kambuhanku datang. Tiba-tiba lupa jalan dan buta peta. Alhasil aku mulai bertanya arah dan jalur ke stasiun. Aku hanya ingat, naik transjakarta saja dan nanti tinggal tanya pada petugasnya. Soalnya dulu waktu backpacker ke Lombok, aku pernah naik angkot kesana, tapi lupa jalan 😀

Tadinya di grup, Uxzup yang kelihatannya sudah jalan ke stasiun. Lalu Andi, Ejie dan Ioh. Mereka bertiga menggunakan jasa kendaraan online, sedangkan aku menikmati kendaraan dengan santai di transjakarta yang sepi.

Kehebohan lainnya ya berkisar diantara perjalanan itu. Ioh dan Uxzup saling upload foto di grup dan ternyata mereka naik kendaraan roda dua yang sama. Ahaahha… gimana ya cara aku menuliskannya? Aku bisanya ngakak saja nih membayangkan segala percakapan yang mengalir deras di grup kocak itu. Segala yang berhubungan dengan pekerjaan Ioh dan Uxzup yang menanggapinya membuat aku tak tahan berhenti ketawa di transjakarta. Ahh, parah kalian! Aku kan jadi dilihatin orang-orang tuuuhh -_-

Ioh dan Uxzup yang ramai, beda dengan Andi yang anteng tapi kadang terkontaminasi dengan kekonyolan mereka. Andi sudah sampai di stasiun, menunggu aku yang akan tiba di halte busway Senen. Aku ngga tahu jalan ke stasiun. Ehh, coba deh. Di saat begini, masih saja si konyol Ioh bilang mau jemput Ejie, suruh tunggu, tapi suruh jalan juga. Sedangkan Andi suruh Ejie diam di tempat jangan jalan. Hadeuuuhh.. kalau sudah begini, Ejie butuh Uxzup deh buat nengahinnya. Zzzz.. kalian para lelaki ngga pernah biarin Ejie aman dari cekikikan. Capek pipi sama perut nahanin tawa.

Oia, kami berempat berangkat duluan jam 09 PM dengan Kereta Serayu Malam. Sedangkan Guntur menyusul di jam 11 PM dengan Kereta Progo. Beda keberangkatan karena beli tiketnya ngga sama.

***

Master zet bobok ganteng (Doc uxzup)
Master zet bobok ganteng
(Doc uxzup)

Kisah KTP

Siapa lagi deh tokoh utama di hari pertama perjalanan ini? Tidak lain ya Ioh!

Sesaat setelah kumpul beli makan malam dan camilan, pemberitahuan petugas kereta api jurusan Purwokerto agar naik kereta Serayu Malam terdengar. Kami bersiap, keril digendong. KTP dan tiket kereta yang dipegang Ioh, dikeluarkannya kemudian dibagi kepada masing-masing nama.

Tiba-tiba doski bertanya tentang KTP yang tadi diselipkan diantara tiket. Tanda pengenalnya lenyap! Panik donk? Iya! Gimana ngga? Lha wong kita sudah mau naik kereta, ehh si Ioh malah kehilangan.

“Tadi keluarin tiket dimana?” tanyaku.

“Itu.. tempat duduk ngopi,” bingung. “Ejie ngga lihat KTPnya? Masih yang lama, dilaminating, Jie…” memastikan karena aku diserahkan seluruh tiket sebelum pengenalnya hilang.

Aku menggelengkan kepala menyatakan bahwa tidak ada KTP selain tiket.

“Terbang kali ya, Jie?” Ioh menjawab pertanyaannya sendiri.

Bolak-balik susur ulang jalan yang kita lewati tadi. Ngga sampai 5 meter sebenarnya dari posisi duduk ke tempat Ioh kehilangan. 2-3 kali diulang sampai ditemanin Andi nyarinya, tetap saja ngga ketemu. Hhh.. mau cari kemana lagi?

“Ioh cobà tanya ke petugas saja. Siapa tahu ada yang nemu KTP Ioh,” ujarku. Tapi karena sudah bingung, doski tidak mendwngar saranku.

Tak lama ~

Teng tong teng tiiiinngg…

Firasatku bilang, ini pemberitahuan tentang Ioh.

“Telah ditemukan sebuah KTP atas nama Rio Candra Kusuma….”

Kami saling melihat satu sama lain dan pecahlah tawa kami. Bhahahhha… Ioh masuk berita kehilangan! Ehh, bukan Ioh denk, tapi KTPnya. Segera saja kami menuju sumber suara yang mengarahkan mengambil identitas pengenal ke pintu masuk.

Ioh ditanya petugas soal KTPnya. Mungkin klarifikasi kepemilikan dan entah apalagi yang ditanya. Intinya kami semua jadi ikut langsung masuk dan bergegas ke gerbong tanpa perlu lama antri seperti biasa jika weekend atau hari libur nasional tiba.

Hampir saja kami dadah-dadah cantik ke Ioh berangkat keretaan duluan. Waahahahaha.. Ioh, Ioohohoho…. dasar kamuh! 😛 (jie)

***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s