Profile

Pendidikan Kehidupan Adik-adik IPPA Rawamalang

Tidak “memiliki” bukan berarti tidak dapat memperoleh. Menyayangi dengan cara peduli akan anak-anak pada suatu lingkungan agar tidak terjebak pada keadaan, membuat para relawan ini memberikan pendidikan yang tak hanya harus melulu berkutat dengan pelajaran yang biasanya ada di sekolah, tetapi lebih kepada “Pendidikan Kehidupan”. Seperti apa ya pendidikannya itu? 😉

Berfoto di Karst Citatah (doc Stefany)
Berfoto di Karst Citatah
(doc Stefany)

***

Diprakarsai oleh Juned, Wawan, Andi, Mul dan Sukma yang tinggal di lokasi Rawamalang, mereka mendirikan tempat belajar bagi anak-anak yang ingin mendapatkan ruang belajar dan pendidikan. Kegiatan positif tersebut didukung oleh salah seorang aktifis peduli pendidikan anak jalanan, Betty Suryaningsih. Secara resmi, Gubug IPPA Rawamalang ini terbentuk pada 31 Juli 2009.

Visinya adalah mendampingi anak-anak menemukan dan meraih mimpi. Meski lokasi tempat belajar mereka lekat dengan daerah prostitusi dan mayoritas hidup dalam kondisi yang serba terbatas, anak-anak disana tidaklah putus harapan dalam menggapai impian-impiannya.

Kenyataan lainnya, untuk mendapatkan ilmu yang lebih, mereka harus ikut les tambahan yang kembali berbalik pada kondisi keuangan yang dikatakan jauh dari cukup. Mengingat penghidupan orangtuanya yang sebatas pada kehidupan pemulung, buruh harian, tukang ojek, tukang parkir, dan nelayan. Jika ditambah dengan biaya les tambahan, maka yang harus dipikirkan selanjutnya adalah kebutuhan pangan mereka yang belum tentu mencukupi.

Pembina sanggar dalam hal ini adalah Betty, difungsikan juga sebagai pencari donatur bagi kontrakan belajar, mencari tambahan biaya yang mendukung kreativitas dan mendidik anak-anak disana.

Anak-anak didik di Gubug IPPA Rawamalang mendapat tempaan yang kuat dari para pemrakarsa dan Pembina untuk berjuang dalam kehidupan dan menanamkan sikap tidak putus asa. Segala pembinaan, pelajaran dan pendidikan tidak hanya diberikan dalam ruang proses belajar-mengajar saja, namun mereka seringkali diperkenalkan dengan aktifitas di luar ruang belajar.

“Karena Gubug IPPA RAwamalang tidak menyelenggarakan bimbingan belajar rutin, jadi anak-anak yang aktif di Gubug disesuaikan dengan anak yang ikut kegiatan di gubug saja,” ujar Ibet ketika dikonfirmasi via pesan singkat.

Foto bersama di Karst Citatah (doc Ibet)
Foto bersama di Karst Citatah
(doc Ibet)

Binaan dari Gubug IPPA Rawamalang ini sudah mempunyai kegiatan “rutin”, menjelajah ke beberapa tempat wisata dan mengikuti berbagai perlombaan seperti:

  1. Kunjungan ke Museum di Kota Tua Jakarta
  2. Kunjungan ke Kampung Geulis di Bogor
  3. Kunjungan  Pecinan di Tangerang
  4. Berkemah di Madalawangi dan bermain di Air Terjun Cibodas
  5. Lomba menari
  6. Pesantren kilat Ramadhan
  7. Latihan renang
  8. Latihan futsal/bola
  9. Bermain di Gunung Karst Citatah, Padalarang
  10. Dll

Kegiatan yang diberikan oleh Komunitas IPPA Rawamalang lebih kepada pengembangan minat dan bakat anak-anak di lingkungan Rawamalang. Mereka membuka kesempatan untuk membuka wawasan melalui kegiatan outing seperti wisata, sejarah, bahkan petualangan di alam.

Latihan renang (doc Ibet)
Latihan renang
(doc Ibet)

Para pengajar muda biasanya diperoleh dari kakak-kakak relawan yang bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan tambahan pelajaran di hari-hari yang sudah dijadwalkan oleh Gubug IPPA Rawamalang.

“Disini tidak ada pengajar rutin dikarenakan tidak ada bimbingan belajar tadi. Tapi ada 5 sampai 10 relawan pendamping yang siap menemani saat anak-anak beraktifitas seperti latihan bola dan outing,” jelas Ibet.

Dikatakannya bahwa 2 orang relawan pendamping yang mengajar saat ini ada Erick Samuel yang mengajar bola dan Ibet sendiri.

“Nikmati hidup yang diberikan Sang Maha Pencipta dengan ceria dan bahagiamu yang mengalir tanpa dibatasi oleh sebuah ruang serta jangan merasa “tidak beruntung atau kecil” dengan membandingkannya. Justru dengan semakin bersyukur, maka akan ada tangan-tangan kebaikan di sekelilingmu yang akan terus memberikan rasa kepedulian dan sayangnya tanpa pernah kau sadari.” ~ (jie)

SEMANGAT, adik-adik! 😀

*Info diperoleh dari buku Kick Andy, cerita Ibet dan fakta yang terlihat.

***

Klik

untuk melihat kegiatan adik-adik IPPA Rawamalang ketika kemping di Cibodas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s