simple CULLINARY

Celimpungan Palembang Ala Yuni

Ragam makanan Indonesia memang banyak. Kekayaan kuliner dengan aneka bumbu menjadi salah satu daya tarik kekuatan kuliner Indonesia. Salah satunya adalah makanan khas Palembang (lagi) yang sudah sering saya makan (dulu).
Yuuk, ngences lagi! πŸ˜€
Celimpungan, salah satu makanan khas Palembang (doc pribadi)
Celimpungan, salah satu makanan khas Palembang
(doc pribadi)

Β ***

Palembang 07 September 2013

Makanan khas Palembang bukan hanya pempek saja. Diantaranya adalah Celimpungan yang berkuah kuning dan bisa dijadikan makanan pendamping saat kita memakan makanan pokok. Bisa juga dimakan bersama lontong dan sayur, karena kuahnya yang menggunakan bumbu sayur.

Celimpungan ini berbahan dasar sagu dan ikan. Kuliner khas Palembang, sebagianΒ berkaitan dengan ikan karena daerahnya yang dekat dengan sungai, meski tak semua. Celimpungan pun kerap disajikan sebagai penganan sarapan pagi, karena sangat mudah menemukannya di pagi hari. Pun bila bulan Ramadhan tiba, akan banyak penjual aneka kuliner Palembang, termasuk celimpungan.

Untuk membuat celimpungan, bahannya sama dengan membuat pempek, yaitu:

  1. Ikan
  2. Sagu
  3. Telur
  4. Garam
  5. Santan
  6. Air

Bumbu halus seperti:

  1. Bawang merah
  2. Bawang putih
  3. Ketumbar, sangrai
  4. Kemiri, sangrai
  5. Kunyit
  6. Daun salam
  7. Lengkuas
  8. Garam

Cara memasak bahannya, hanya direbus saja bersamaan dengan bumbu halus.Β Itu cara mudah ala aku saja sih untuk membuat celimpungan. Pernah mencoba buat sendiri (dulu). Hehehehh… Kalau mau lengkap, coba saja cari di om google πŸ˜‰ .

Celimpungan yang ada di foto tulisan ini, asli buatan temanku, Yuni (istri dari Okta, teman sekolahku) yang mahir membuat makanan khas Palembang. Apapun yang dibuatnya selalu enak dan membuat ‘nagih‘ kepengin menambah porsi.

Setiap membuat aneka penganan khas Palembang, rasanya selalu pas di lidah dan pasti akan terus mengingatnya. Beberapa kali aku ke Palembang, keluarga temanku inilah yang selalu bersedia menerima kehadiranku di rumahnya. Sayang, ia sedang terbaring sakit saat ini. Harapanku, mereka akan selalu bersemangat melewati cobaan yang ada. Sayangmu, akan selalu teringat di tiap makanan yang pernah disajikan untukku, Yuni.Β Segera sembuh dan semangat ya, Yuniiii… (jie)

***

(doc pribadi)
(doc pribadi)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s