simple CULLINARY

Seblak Pedas Jatinangor

Makanan ini termasuk dalam kategori camilan ringan. Tidak perlu susah memasaknya. Mencari camilan ini juga tidak repot kok, karena bisa dijumpai di tempat jajanan Kota Bandung. Untuk membuatnya pun tidak memerlukan bumbu yang rumit.
***

image
Seblak super pedas (doc pribadi)

Kampus Jatinangor
February 23th, 2014

Pertama kali mencicipi camilan ini, waktu Ejie turun gunung Manglayang dan Geulis, tahun 2012 lalu. Tampaknya turun gunung kali ini (Papandayan), seblak jadi incaran Ejie kembali. Kepengin icip-icip seblak lagi.

Apa sih seblak?
Seblak adalah kerupuk berwarna orange yang dibantatkan menjadi sebuah camilan. Memasaknya dengan cara ditumis bersama telur. Jika ingin pedas, bisa ditambahkan sambal.

Sebenarnya, memasak seblak ini bisa dimodifikasi atau dikreasikan dengan melakukan pencampuran bahan lain seperti bakso, sosis, daun bawang, daun seledri serta bawang goreng sesuai keinginan.

Sementara, jajanan yang Ejie jumpai ini, hanyalah jajanan sederhana dengan bahan sederhana pula. Mungkin biar memudahkan penjual jika melayani banyak permintaan di waktu ramai, seperti waktu Ejie memesan menunggu antrian di minggu pagi itu.
***

Banyak sih jajanan yang menggoda mata di pasar minggu Kampus Jatinangor pagi itu, tapi lagi-lagi mata Ejie terbentur pada seblak basah yang sudah jadi incaran sejak memulai perjalanan dari Jakarta, Jum’at malam sebelumnya.

Ejie berhenti di gerobak putih bertuliskan seblak basah. Seorang bapak yang tengah sibuk melayani pembeli, menumis seblak sesuai pesanan. Aku pun ikut memesan dan memperhatikannya memasak.

Bahan:
1. Kerupuk seblak
2. Telur
3. Garam
4. Penyedap, bila suka
5. Minyak goreng

Bumbu halus:
1. Bawang merah
2. Bawang putih
3. Kencur

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus hingga harum
2. Masukkan telur dan aduk menjadi telur orak-arik.
3. Tambahkan seblak yang telah direndam dengan air panas, tumis.
4. Tuang air secukupnya, aduk dan biarkan hingga seblak menyatu dengan bumbu dan telur.
5. Tambahkan sambal bila ingin pedas, angkat.

Pesanan Ejie selesai.
Segera membayar seblak tersebut seharga Rp 6.000,-. Dan begitu Ejie makan (bungkus dan makan bersama di warung teman), aroma bawangnya harum, seblaknya lumayan dan HUHHAH!! Pedasnyaaaaaaaa..ampuuun! hohiiihhooho (jie)
***

Tumis seblak (doc ppribadi)
Tumis seblak
(doc ppribadi)
Iklan

2 tanggapan untuk “Seblak Pedas Jatinangor”

    1. hai dede…

      yap yaaappp..
      bener sekali itu. mata ejie sampe siwer lihat jajanan segitu banyaknya di jkampus jatinangor πŸ™‚

      makasi udah blogwalking kemari ya dede….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s