simple CULLINARY

Kupat Tahu Guntur

Katanya kupat tahu yang enak itu berasal dari Magelang.
Belum pernah mencicipi sih… Soalnya belum pernah ke Magelang, seingatku.
Tetapi karena perut keburu lapar setelah turun dari Gunung Guntur, dan menunggu teman-teman yang masih gantian mandi, jadilah mata ini mencari makanan yang belum pernah kucoba.
***
(doc pribadi)
(doc pribadi)

Terminal Guntur, Garut
Agustus 25, 2013

Penasaran terbayarkan setelah turun dari Gunung Guntur yang katanya tanahnya hangat disana (hutang nulis Guntur nih -_- ). Puas hitching (menumpang) truk pula naik dan turun gunung. Penat dan lengket badan juga lepas setelah membasuhnya dengan air segar di kamar mandi umum yang ada di sekitar terminal. Saatnya memanjakan perut yang lapar ingin sayuran.

Mataku mencari nama makanan yang bertebaran di depan Terminal Guntur. Ketiga temanku lainnya, makan soto. Tadinya sih tertulis juga mie kocok Bandung di warung makan tersebut. Ketika ditanya, mie kocoknya kosong. Hhhh… keluar dari sana dan kembali mencari.

***

Warungnya kecil saja. Hanya ada 2 meja dengan 4 bangku panjang berhadap-hadapan di warung itu. Diatas meja, tersaji perlengkapan makanan dan beberapa botol penambah rasa makanan. Di sebelahnya ada jual es goyobot Bandung yang ternyata masih anak si ibu penjual.

Hanya kelang satu warung dari tempat makan teman-temanku tadi, aku melihat tulisan kupat tahu. Sepertinya sih, belum pernah mencoba makan kupat tahu Ejie. Kalau melihat tulisan kupat, pasti pakai ketupat, lontong dan sejenisnya begitu. Haissshh… karena tak bisa juga makan ketupat, jadi kutanyakan saja pada ibu penjualnya, apa saja isian di dalam kupat tahu.

Kupat tahu versi ibu Terminal Guntur:

  1. Ketupat (kupat)
  2. Tahu yang digoreng
  3. Tauge
  4. Ketimun
  5. Bawang goreng
  6. Kecap manis
  7. Saus kacang
  8. Kerupuk
(doc pribadi)
(doc pribadi)

Okeeee…. aku memesan kupat tahu tanpa kupat, minta diganti dengan tahu dan sayur yang banyak (serta PEDAS!). Hha 😉

Naaa… kalau yang ingin tahu kupat tahu, bisa baca INI

Untukku yang belum pernah merasakan kupat tahu dan belum punya pembanding rasa dengan kupat tahu lainnya, kupat tahu buatan ibu itu enak. Kalau dilihat dari tampilannya ya seperti gado-gado, pecel atau ketoprak ya? Bedanya, saus kacang yang ada di kupat tahu ini berupa kuah kacang. Untuk menambah rasa pedasnya, ibu memberikan cabai bubuk kering yang membuatku bersin-bersin karena pedas. Tapi SEDAP!

Ahhh… lega euy makan kupat tahu. Ngga penasaran lagi deh Ejie. Harganya juga terjangkau kok. Seporsi cukup Rp 7.000,- plus boleh tambah teh hangat tawar gratis yang juga nikmat berpadu dengan kupat tahu buatan ibu. Hayuuuu… dicoba deh makan kupat tahu yang lokasinya berada tepat disebelah minimarket di depan Terminal Guntur, Garut. (jie)

***

Kupat tahu     : Rp 7.000,-

Es Goyobot    : Rp 3.000,-

***

(doc pribadi)
(doc pribadi)
Iklan

11 tanggapan untuk “Kupat Tahu Guntur”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s