Hitchhiker Indonesia (HHI)

Mendadak HHI

Tidak menyangka bisa kumpul seperti tadi malam.
3 menjadi 8?
Apa itu?
Dari perbincangan yang tak disengaja, akhirnya ketuk palu untuk melaksanakan kembali niat hitchhiking yang sudah lama tidak dilakukan per tim.
***
Kumpul HHI (doc Sean)
Kumpul HHI
(doc Sean)

Jakarta
Desember 12th, 2013

Janji Alat Selam

Semula niatnya hanya ingin mengembalikan alat selam kepunyaan Karie saja dan janji bertemu Sean juga. Jadi hanya kami bertiga kemungkinan yang akan berada di tempat yang ditentukan. Lalu cerita punya cerita, saling sms dan memberi kabar, pengin kumpul pun terjadi secara tidak disengaja.

Sean sudah menelponku pukul 17.10 WIB mengingatkan janji temu.

“Keluar sekarang, Jieeeee… ngapain sih lama-lama di kantor?” suara Sean di ujung telpon.

“Iya, bentar lagi Sean. Nanti Ejie nyusul kok. Ejie ke Salemba dulu ambil alat selam di kosan Katin, baru kesana,” mata tetap mengarah pada komputer, menuliskan beberapa kalimat pada tulisan untuk blogku.

“Jam 9 dong baru datang? Ditunggu ya, Jie,” katanya.

“Siap, Sean… Ejie datang. Kan janji sama Karie,” tetap konsen. Agak malas keluar dari kantor di jam tersebut. Sean, hujan sedang seru-serunya di luar gedung ini, dan Sean menyuruh Ejie pulang sekarang?? Noooo…. nda bawa baju ganti saya -_-‘

Dadakan, kumpul tanpa rencana. Itulah yang kerap terjadi pada kami, keluarga kecil Hitchhiker Indonesia (HHI)

***

Syarat Kumpul HHI dari Suami

Hujan masih menurunkan rintik kecilnya, membasahi badanku yang tak menggunakan jas hujan. Lupa bawa sepertinya. Maklum beberapa minggu ini, aku tidak mengendarai si roda dua ini, tetapi lebih memilih naik kendaraan umum. Selain razia besar-besaran di jalan raya, kepalaku belakangan sangat tidak bersahabat denganku. Akhir tahun yang selalu membuat kepalaku sakit itu sepertinya mulai menyapa.

Posisiku sudah di Salemba, mendekati kos-kosan Katin di belakang BPPOM. Segera kupencet nomor Kawan, minta tolong ia mengabari adik Cyn (sepupu Katin) yang satu kos dengan Katin, dulu, untuk mempersiapkan alat selam yang mau kuambil.

“Kawan, tolong bilang adik Cyn, Ejie sudah dekat nih….” pintaku.

“Ada Katin kok disana. Ejie sudah dimana?”

“Perlintasan kereta api, Kawan, sebentar lagi Ejie sampai. Kawan kabarin Katin ya? Soalnya sms Ejie tadi sore juga belum dibalas. Telpon jarang diangkat, Kawan. Sibuk kali,” kataku.

Kawan meresponku dan mengabari istrinya mengenai kedatanganku. Heheheee…. pengantin baru yang masih hot kek steak di hot plate itu.

***

Setibanya di kosan Katin, Gang Pancing, aku memanggilnya dari balik pintu pagar kos. Aku mengucap salam pada bapak kos yang sedang membaca majalah di teras depan.

“Assalamu’alaikum…. Katiiiiiiiiiinn..”

Karena yang terdengar namanya, Katin segera keluar kos. Tumben sekali doang. Biasanya perlu berkali-kali untuk memanggilnya baru keluar kos. Tak jarang, aku harus sms atau menelpon bahwa aku sudah sampai di depan kos. Menikah membawa dampak yang baik ya Katin? Lebih sigap dia. 😀

Masuk ke kos, ambil nafas, cerita dan bantuin Katinn untuk manasin motornya karena akan dibawa ke Depok, rumah suaminya, Kawan.

“Katin, ikut yuk ke Sarinah. Ketemu sama Karie dan Sean,” tiba-tiba pengin bareng dia.

“Kak Ejie telpon Kawan, bilang sama Kawan, boleh ngga?” katanya. Tak perlu dikomando dua kali, segera kutelpon Kawan dan blaaa… blaaaaaa…. OKE, BOLEH.

Catatan buat Katin:

  1. Ngga boleh pulang terlalu malam karena besok kerja
  2. Tetap pulang ke Depok sama suami

Hihiii…. geli Ejie waktu diajukan syarat begitu. Karena Ejie sedang ngobrol ditelpon sama Kawan, sementara Katin sibuk meletakkan beberapa barang yang akan dibawa ke Depok di motor, ia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan suaminya melalui aku.  Inti cerita, kami menjemput Kawan yang masih berkutat di depan komputer kantornya di bilangan Kuningan. Ejie lupa deh nama kantornya, hhhhhhhhh…..

***

Dadakan Kedua, Kadon

Kawan memandu jalan, karena seperti biasa, aku tak hafal jalur-jalur Jakarta. Begitu sampai di tempat yang rasanya Ejie kenal, itu kosnya Kadon, teman HHI juga, aku merapatkan kendaraanku pada Kawan di traffic light saat lampu menunjukkan merah.

“Kawan, Kadon dekat sini kosnya kan? Ajak yuk, ikut kumpul juga,” mendadak lagi??

“Kita berhenti di depan, nanti coba telpon dulu,” sambutnya.

Lampu menandakan hijau dan kami berhenti di tempat aman. Katin menelpon Kadon.

“Pakai seadanya saja Kadon, ngga usah dandan. Cuma sebentar kok. Nanti diantarin pulang. Naik motor sama Kak Ejie. Ditunggu di seberang pom bensin yang searah kos Kadon ya?” Katin mengarahkan.

***

Kawan melambaikan tangannya begitu melihat Kadon di belakang kami. Aku dan Katin nyengir dan kompak bersuara, “Pasti Kadon langsung nyerocos karena dadakan ini. Hitung, 1,2, 3…..”

“Busyet! Ngajak kumpul dadakan. Ngga lihat apa dandanan atasan, bawahan sama tas gua kagak matching?” suara sengau khasnya membludak. Penuh! Hahahaaaa…. Kami tertawa bersama. Rasanya sudah lama tidak bertemu ya?

***

Antara Lapar dan HHI

Judulnya kelaparan. Tapi begitu tahu food court akan tutup beberapa menit lagi, kami akhirnya pindah ke tempat makan di lantai atas yang buka 24 jam. Pesan makan, lalu kenyang. Mengabari Sean yang tadinya sudah kumpul bersama Karie dan Nand bahwa kami sudah pindah tempat.

Dan begitu kami sudah lengkap, semua keberisikan yang sudah lama terpendam, mulai terasa kembali. Ditambah dengan perbincangan ngalor-ngidul yang membuahkan hasil untuk kembali mengadakan event HHI penghujung tahun 2013. Cukup jauh event terakhir diadakan, yaitu gathering 1 tahunnya HHI di bulan Maret lalu. Setelahnya, karena kesibukan masing-masing personil, tidak ada satupun yang sempat membuat event. Ditambah dengan terkejutnya kami semua dengan pernikahan kedua teman HHI kami, Kawan dan Katin di Desember ini yang tak di ketahui siapapun, kecuali….. heheheheeee 😀

(doc Sean)
(doc Sean)

Oia, dapat undangan resepsi juga dari kedua mempelai lho buat tanggal 20 Desember ini. Berlaku untuk semua teman-teman HHI deh. Dan ditunggu kehadirannya di TKP terkait ya, teman-teman…

Lalu~

Berikut adalah link buat teman-teman yang mau gabung ikut berjempol-ria bersama teman-teman HHI di penghujung tahun 2013 ini.. https://www.facebook.com/events/1413988238838385/

Sudah ahhh, Ejie mau kubekin foto buat tulisan pengantin yang belum kelar (selesai) nih, karena fotonya nyangkut di Depok. 😉 (jie)

***

Iklan

8 tanggapan untuk “Mendadak HHI”

    1. salam kenal ratih….

      makasi ya ratih ud blogwalking dimarih.
      eji hanya bercerita. kl ratih mrs ikut berada di cerita ejie, senang bgt deh ejie 🙂

      okeeee… gntian blogwalking.. uhuyyyy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s