simple CULLINARY

Singapore: Sup Ikan Lucky Plaza

Ini adalah kuliner pertamaku setelah selesai briefing untuk Subaru Challenge The Asian Face Off Oktober lalu.
Sebenarnya tidak terlalu lapar, tapi karena berjalan bersama teman-teman dan langsung menuju ke Food Centre Lucky Plaza, dimana segala macam makanan berat ada disana, jadilah aku berkeliling pula mengikuti mereka yang sudah punya pilihan makan malam masing-masing.
Saatnya memilih bagianku, come on..
***

You can find “SUP IKAN” at:

FOOD Centre
LUCKY PLAZA
Orchard Road – Singapore

***

(doc pribadi)
(doc pribadi)

Singapore, October 25th, 2013

08.10 PM
Waktu bagian Singapore

  • Pilihan Makan Malam

Mataku memandang satu-persatu counter makanan yang ada. Dan counter ini sudah kedua kalinya aku berhenti. Mataku memandang lekat 2 orang lainnya yang sedang memesan makanan di counter tersebut. Uap panas dari mangkuk besar itu membuatku tak bisa menahan air liur yang menetes perlahan di kerongkonganku.

Kutoleh Prisil dan teman-temanku yang mulai menyantap makanan pilihan mereka.

“Prisil, Ejie mau sup ikan itu, amankah?” tunjukku pada semangkuk sup di hadapanku. Iya, Prisil juga memesan sup incaranku itu. Counternya tepat berada disamping kiri tempat dudukku.

Ayo kutemani, Jie… mau yang rebus atau yang sudah digoreng?” beranjak dari tempat duduknya dan menunjukkan beberapa menu padaku.

“Memang ada bedanya ya, Sil?”

“Kalau aku makan yang rebus itu, rasanya masih kek amis ikan gitu. Ngga suka aku,” Prisil menjelaskan dan menambahkan, “Tapi kalau yang sudah digoreng, enak.”

“Ejie ikut pilihan Prisil deh,” aku menyetujui dengan alasan agar aman untuk pencernaan muslimku.

Menunjuk ini dan itu hingga akhirnya pesananku dibuat.

“Sil, Ejie mau kuah yang banyak donk… Ngiler tuh lihat uap-uap panasnya,” terus sibuk rikues.

“Iya, ntar juga penuh mangkuknya, Jie. Banyak kok kuahnya. Kenyang deh,” jawabnya.

“Mau yang pedes, Sil.”

“Itu sambal di kiri Ejie. Ambil sebanyak yang Ejie mau. Jangan kebanyakan kecap asinnya, sakit perut ntar,” Prisil mengingatkan.

Kembali menuruti apa yang diperingatkan Prisil dan segera membayar pesananku.

***

  • Kurang Rasa

Aku meniup kuah panas dihadapanku. Hmmm… aroma segar dari kuah yang sedikit tak terasa garam menurutku yang terbiasa dengan masakan Asia khususnya Indonesia yang penuh dengan racikan rempah-rempahnya.

Kutuangkan kecap asin ke dalam mangkukku.

“Jangan kebanyakan kecapnya, Jie,” itu Prisil.

“Heheheeee…. kurang asin deh kuahnya. Gimana donk?” tanyaku.

“Sambal saja tuh ditambah,” sarannya.

Eia, ada merica dari burger yang Ejie beli tadi nih. Tambahin kali ya biar enak,” tanpa persetujuan.

“Dasar Ejie aneh, makan sana,” Prisil cengar-cengir melihatku.

***

  • Kenyang?

Setelah diracik ala Ejie, akhirnya sup ikan pesanan pun sudah sesuai dengan lidah yang kuinginkan. Kuahnya yang semangkuk penuh, cukup mengenyangkan.  Sup ikan yang terdiri dari [seperti] potongan cakwe, siomay ikan, ikan yang dibuat seperti nugget yang digoreng, sayuran serta bihun, atasnya diberi topping bawang goreng dan potongan daun bawang kah? Ahahahh…. Ejie agak lupa deh. Soalnya rasanya sedap. Mungkin bagi yang bisa makan nasi, kalau ditambah nasi, akan lebih enak ya? Sayangnya Ejie tak bisa makan nasi. Jadilah hanya sup ikan saja yang Ejie pesan.

Pesan semangkuk saja, sudah sangat mengenyangkan lho buat perut Ejie. Soalnya satu porsi mangkuk besar! Baahhh…

Kalau yang penasaran sama rasanya dan sedang berada di Lucky Plaza Orchard Road, Singapore, mampir saja buat cicipin sup ikan di lantai khusus makanan itu. Counter sup ikannya hanya satu kok. Ejie lupa sih namanya. Ada Ejie foto, tapi di laptop mba Ula, waktu itu Ejie titip biar bisa foto-foto yang banyak. Ternyata sampai tulisan ini turun, belum dishare juga sama mba Ula karena kesibukannya. Okelah tak apa.

Ihh, Ejie lupa deh nama makanannya apa ya? Ejie pun tak bisa tanya sama Prisil karena Ejie juga lupa deh nanya nomor telponnya. Wahahaa…. Nanti deh, Ejie edit kalau sudah dapat nomor kontaknya Prisil di Singapore yaaaaahh.. 😀 (jie)

***

Harga per porsi yang Ejie pesan : 4,2 dollar Sing

***

Dinner with Indonesian Subaru Team (doc pribadi)
Dinner with Indonesian Subaru Team
(doc pribadi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s