simple CULLINARY

Mee Siam, Melayunya Singapore, Ences Pisan!

Mee Siam? Apa itu??
Nama kota di Singapore kah?
Ohoo nooo… bukaaaan..
Mee Siam ini adalah asupan makanan bagi Ejie yang tak juga bisa makan nasi waktu di Singapore.
Seperti apa rasanya?
Ayookk… simak tulisan Ejie yaaaaa 🙂
***

ION Orchard, Singapore
October 28, 2013

SEBELUM nulis lebih lanjut, Ejie sedikit mau komen judul yang beneran bikin ngga tahan sik, karena beneran ni mee bikin Ejie harus ngelap ences karena ngga tahan kepengin masukin dalam perut. Maap yak bahasa 😉

***
Maaf yaaaa... Ejie fotonya setelah rada diaduk tuh mie saking kepenginnya :D (doc pribadi)
Maaf yaaaa… Ejie fotonya setelah rada diaduk tuh mie saking kepenginnya 😀
(doc pribadi)

@PUNGGOL NASI PADANG
2 Orchard Turn
B4 – Food Hall
Singapore

AHOOOYY, kulineran kembali? Iya doooonnkk….

Kali ini mah, Ejie icip-icip makanan yang sebenarnya masih lidah orang Asia juga. Racikan bumbu pun masih berasa Asia. Jenisnya? Hmm.. MIE. Mie lagi? Ahaaaha… iya, maaf ya? Ejie MIESOCHOLIC! Racikan bagaimanapun yang menyangkut mie, so pasti Ejie cicipin selama halal buat pencernaan saya 🙂

Jadi ceritanya, waktu Ejie sama Toni, teman Subaru dan mba Ula staff Subaru selesai pegalin betis sama kaki di ION Orchard dan pisah dari rombongan karena mereka tetap mau makan junkfood, kami keukeuh mencari kulineran Asia. Toni dan mba Ula mah masih saja ingin nasi, sementara Ejie?? Heehe… dipastikan mencari yang aneh untuk ukuran lidah, rasa, serta nama unik yang belum pernah Ejie coba untuk dicicipin.

Holaaaaa..

Mba Ula yang sudah bbm-an dengan Prisil staff Subaru yang stay di Singapore namun tak bisa menemani kami hari itu, mengarahkan bahwa di ION Orchard, ada salah satu resto masakan Asia yang sedap. Berburulah kami mengelilingi Food Hall, Food Opera dan counter-counter makanan yang tersedia disekelilingnya. Wuaaaaahh…. gudangnya makan banget euy! Encess… enceeeeess.. 😛

***

TEMPATNYA sederhana dan berwarna putih mengesankan bersih. Ruang makan yang terpisah dari tempat memesan, memanjang disebelah kanan setelah kasir dan Prata, salah satu makanan yang juga Ejie cicipin di hari selanjutnya (nanti ya ceritanya 🙂 ).

Tiba di tempat, mba Ula dan Toni segera menunjuk pilihan nasi yang diinginkannya. Ejie pun mengeker makanan pilihan Ejie. Terlihat 4 macam mee dalam daftar menu. Aihh.. Ejie lupa foto deh keempat macam menu tersebut. Yang Ejie ingat 2 diantaranya yaitu Mee Rebus dan Mee Siam. Kalau ditilik dari namanya Mee Siam, Ejie memang belum pernah makan. Lihat dari gambarnya pun sungguh menggugah selera. Okeee… pilihan lidah dan perut segera jatuh pada Mee Siam.

Racikannya yang dibuat di depan kita karena memang counternya yang tidak terlalu besar, memudahkan kita melihat apa yang dilakukan pramusaji pada kuliner pilihanku. Mee (mie) kuning direbus dalam panci besar, dituangkan kuah berwarna merah yang sudah tercampur bumbu-bumbu racikan (tentunya pedas), sangat menggiurkan seleraku. Kemudian ditopping sayuran, telur dan daun kucai, bawang, dan jeruk limau diatasnya, ehheemm…. selera Ejie sudah tumpah deh. Ngga tahaaann melihatnya. Lapaaaaarr -_-

Wuihh, pasti sedap tuh pesanan Ejie,” ngiler duluan si bathin! 😛

“Ibu, bolehkan ditambah sambalnya?” tanyaku pada ibu berkerudung yang meracik pesananku.

“Disana ada aneka sambal yang bisa diambil. Free,” tegas. Woooo…. Baiklah. Ke kasir, bayar, ambil aneka sambal yang ada, lalu segera duduk bersama mba Ula dan Toni.

Looks like soooooo…. yummy!! Slruuuphh…
#huuuu.. nulis kuliner sambil puasa itu sesuatu banget yak?! Sabar ya encess 😀

Toni yang sedari tadi melirik sajian yang ada dihadapanku komentar, “Jie.. nyicip donk. Enak banget deh.”

“Boleh, iniiii…” kusodorkan piring besar Mee Siam tersebut ke arahnya dan ia mencicipinya.

“Enak Jieeeeeeee….. Lain kali kalau makan, mau bareng Ejie saja deh, biar dipilihin dan rekomennya Ejie,” seloroh Toni.

Wahaahaaah.. yukkk! Mari makaaaaan semua. Sudah tak tahan nih air liur Ejie sedari berdiri menunggu racikan Mee Siam itu 😉 Dan Ejie ingat salah satu kejadian lucu sesaat setelah Toni mencicipi pesananku.

“Toniiiii…. Ejie keburu ences! Lamaaaa….” bhaahahaha… kami tertawa karena SUMPAH! Ejie ences beneran nungguinnya.
#ambil tissue yang kubawa dari hotel

Mamaaaakk… Lapar kali lah perutku inii!??!?

***

Kalau mau tahu Mee Siam itu seperti apa, ini Ejie kasih linknya ya —> http://en.wikipedia.org/wiki/Mee_siam

***

Sedikit sejarahnya:

MEE Siam berarti Siamese mie adalah hidangan nasi mie tipis (sohun) rasanya pedas , manis dan menggunakan asam saus ringan. Mee Siam merupakan salah satu makanan populer di Singapura dan Malaysia. Ngga hanya versi basah seperti yang Ejie pesan, ada juga versi kering dengan cara ditumis nasi mie dengan rempah-rempah yang sama menggunakan saus.

Di Thailand pun Mee Siam dikenal sebagai Mee Kati (mie dengan santan). Sajian Mee Kati lebih tepat bagi para penikmat kuliner non muslim.

***

Aneka resep Mee Siam di link yang Ejie jumpai:

http://curlybabesatisfaction.blogspot.com/2011/08/mee-siam-kuah-bersantan-iftar-1.html#axzz2lLWHnd8t
http://noraini-ibu-manja.blogspot.com/2010/08/mee-siam-kuah.html
http://dapur-aqualy.blogspot.com/2008/08/mee-siam-melayu-singapore.html

Banyak sih link lainnya. Ejie sreg yang 3 ini saja kalau melihat dari sajian di foto dan membaca tulisannya.

Selamat mencoba ya buat yang ngences dan penasaran Mee Siam 😀 (jie)

***

Harga Mee Siam per porsi dalam menu: 4,5 dollar Sing
#sudah kenyang amburadul, hhaaaa

***

Iklan

4 tanggapan untuk “Mee Siam, Melayunya Singapore, Ences Pisan!”

    1. siaaappp…. salam kenal balik penikmat pagi 🙂

      makasi udah mampir blogwalking kemari ya?
      semoga tulisan ejie bisa jadi referensi bagi pecinta kulineran. ejie ga pande nulis kulineran soalnya. heheehe

      1. wah, makasi ya penikmat pagi saran penulisannya buat ejieee… 🙂

        soalnya mee siam nya enak banget sih. kl bisa nitip, jie mau lah nitip sm temen ejie yg lagi kesana tuuuu…
        *encesss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s