CHALLENGE, LAUTKU sayang, NANJAK penuh rasa

3S Tektok Jadi 4S: Latihan Kaki Demi Subaru

3S tektok?
Gunung Sumbing-Sindoro-Slamet?
Apa hubungannya dengan Subaru?
Jadi S4?
Bisa juga deh kalau mau disambung lagi, heheee…
Proyek latihan ini Ejie lakukan untuk mengukur kekuatan kaki guna mengikuti satu kompetisi tantangan yang mengatasnamakan PALM CHALLENGE di bulan Oktober ini. Seperti apa latihan yang Ejie jalani?
Hmm… baca tulisan Ejie saja ya?
Yuuuukk..

***

My lucky number, 42, Subaru Palm Challenge (doc pribadi)
My lucky number, 42, Subaru Palm Challenge
(doc pribadi)

Smesco, Jakarta
Oktober 18th, 2013

  • Subaru Oh Subaru

Sebelumnya Ejie sudah pernah cerita ya tentang Subaru? Memang belum menulis Subaru terbaru yang Ejie ikuti di 21 September 2013 lalu sih. Yang sudah Ejie ceritakan itu waktu tahun 2010. Yahh… intinya sih hampir sama. Ejie ikut tantangan berupa ketahanan fisik dan mental juga karena mengarah pada sebuah kesabaran.

Tahun 2013 ini, Ejie lolos kembali mewakili Indonesia bersama 9 orang teman lainnya. Ke-9 teman Ejie itu semua cowok deh. Satu-satunya perempuan yang turut ambil bagian dalam challenge tersebut adalah Ejie seorang. Ejie termasuk di hitungan cewek apa cowok ya?? Pengen diakui sebagai cewek euy sekali-kali. Lagian kalau jalan-jalan sama teman traveling ngga dianggap perempuan siiiiiiihhh -_-” Pengeeeeenn… Wahahahaahaaa…

Tim Subaru Indonesia ini akan bertanding di Singapore terhitung tanggal 26 Oktober 2013 sehari setelah kedatangan kami di 25 Oktober dan selanjutnya di briefing di showroom Subaru untuk teknis pelaksanaan.

Naaaahh…

Demi memenuhi keinginan kaki Ejie, jadilah Ejie prepare mempersiapkan fisik secara tak langsung. Kok secara tak langsung? Iya, soalnya Ejie latihannya ngga rutin seminggu berapa kali gitu deh… tapi Ejie latihannya di weekend dan 1 kali seminggu Ejie latihan renang. Latihannya juga berdasarkan kesenangan Ejie terhadap traveling yang biasa Ejie lakoni. Jadi ngga terlalu dituntut harus push fisik banget. Ejie menikmati latihan-latihan Ejie kok. Latihannya apa saja ya Ejie?

Sebenarnya ngga terlalu saklek (wajib) Ejie mempersiapkan untuk tanding nanti. Tetapi jujur, kali ini, niat Ejie berdasarkan support seorang teman yang benar-benar hadir di hari Ejie tanding 21 September lalu, Frendi.

Frendi ini adalah juara bertahan 3 kali berturut-turut Indonesia sejak bertanding di Singapore 2010 lalu. Tahun 2013, Frendi tidak bisa ikut bergabung untuk menguatkan tim Indonesia dikarenakan ada pertandingan lainnya yang harus ia ikuti. Untuk itu, sejak jauh hari, ia menyebutkan Ejie agar join Subaru kali ini di salah satu sosial media dan berpesan agar Ejie harus country winner tahun ini di Singapore. Katanya, Frendi akan support Ejie di hari pertandingan di Indonesia. Ejie paham maksud Frendi, country winner artinya mau tak mau, Ejie harus lolos Indonesia untuk ke babak kualifikasi selanjutnya yaitu, Subaru Asian Face Off.

Okeeee….. sudah lama juga Ejie kangen dengan rasa penasaran seperti challenge yang berbeda ini. Games yang memadukan kekuatan fisik dan mengandalkan kesabaran bagi mental seseorang.

Demi semua yang sudah memberikan supportnya, Ejie tak mau mengecewakan. Janji ini seperti terpatri bahwa Ejie ingin memberikan yang terbaik bukan hanya kepada diri pribadi, tetapi Indonesia juga ya? Soalnya pas tahun 2010 lalu, Indonesia masuk dalam ranking 3 besar di Subaru Asian Face Off. Frendi juga berpesan, Indonesia Muda harus berprestasi dan buat bangga Indonesia untuk tahap Asia. Semangat dalam tiap ucapan sabarnya itu, jelas memacu Ejie untuk berlatih. Makanya, Ejie bela-belain latihan, khususnya kaki lambat Ejie ini.

Ayooooo…. cerita latihannya Ejieeeeeee ๐Ÿ˜€

***

  • Giat Latihan

Latihan ini dimulai dari bulan Agustus, setelah 4 bulan Ejie libur dari semua traveling yang merindukan hati. Hahahaaaa… karena Ejie ngga punya jadwal latihan khusus, sebelum Ejie ikut tanding Subaru Palm Challenge di Kemayoran, Jakarta, Ejie sudah latihan. Mingguan.

Lalu setelah ikut tanding dan lolos di Indonesia, porsi latihan ditambah. Sepertinya hampir tiap minggu Ejie latihan. Latihan ini lebih Ejie fokuskan pada kaki Ejie. Untuk mengukur kekuatan kaki, Ejie kerap naik gunung, ngelaut dan berenang. Semua Ejie lakukan dengan senang hati. Ngga pernah ย merasa terpaksa kok. Soalnya, latihan itu kan memang kesukaan Ejie. Jadi enjoy saja.

Ejie baru ingat, kalau latihan itu hampir setiap weekend, Sabtu dan Minggu. Kalau hari kerja, Ejie hanya ambil latihan berenang saja sekali seminggu. Itu pun tidak selalu tiap minggu Ejie bisa. Kenapa berenang? Berenang itu juga fokus kepada latihan kekuatan lengan dan kaki, walau Ejie ngga tahu buat apa nantinya. Menurut Ejie karena nanti di saat tanding Subaru itu, kita akan mengandalkan tangan yang menempel di badan sebuah mobil dengan berdiri berjam-jam. Setidaknya ada usaha yang Ejie lakukan untuk mengikuti challenge tersebut.

***

  • Laut dan Kolam Pilihan Latihan

Laut dan kolam. Horeeeee….. ini masuk daftar latihan Ejie juga deh. Ejie suka kolam dan kangen lauuuuuuuuuuuttttt…. ahahha dan tetap teman-teman gunung juga yang rajin ngajakin Ejie selain ke gunung ya ke laut juga. Asiiiikk…

Kan sudah Ejie ceritain sebagian besar diatas tadi. Malas ahh ngulangnya ๐Ÿ˜›

***

Gunung Sumbing via Jalur Lama (doc pribadi)
Gunung Sumbing via Jalur Lama
(doc pribadi)
  • Gunung Sayangku

Gunung adalah salah satu tujuan latihan Ejie. Kenapa pilih gunung? Gunung mengajarkan banyak hal pada Ejie. Serupa dengan Palm Challenge, gunung pun membutuhkan tingkat kesabaran yang tinggi. Sangat banyak yang harus dinetralisir ketika seseorang mendaki gunung. Pendapat Ejie, bisa berdamai dengan rasa ego ketika mendakinya. Naik gunung bagi Ejie bukanlah sekadar naik saja, bukan pula sekadar gagah-gagahan bisa mencapai puncaknya dengan rentang waktu tertentu, bukan juga gaya-gayaan menaklukan satu gunung untuk menunjukkan kemampuan naik gunungnya. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dalam satu waktu perjalanan mendaki. Berbicara tentang gunung, selalu saja membuat Ejie merindukannya… BINTANG??
#ketok berpuluh kali Ejie ๐Ÿ˜ฆ

Baiklah, untuk memenuhi hasrat Subaru Ejie supaya tersalurkan, Ejie selalu ikut kemanapun teman-teman yang biasa ngegunung, nanjak bareng alias ngintilin (ikutin). Ejie sering diajak sih, tepatnya di satu-dua hari terakhir mereka mau naik gunung, Ejie diajakin karena ngga pernah membuat rencana tertentu mau jalan-jalan sambil latihan kemana.

Beberapa latihan Ejie diantaranya adalah 3S dan itu tektok. Tektok ini artinya hanya naik turun gunung saja tanpa ngecamp. Diantara semua latihan yang sudah Ejie jalani, perasaan Ejie menargetkan bahwa 3S adalah latihan akhir dari rangkaian panjang Ejie pada Subaru. Untuk itu seminggu sebelum 3S, Ejie pemanasan nanjak dulu dengan naik Gunung Tampomas. Heheeee…. tapi garis kesabaran mengatakan hal yang berbeda. Ejie mengalami sedikit cidera disana. Sedikit??? Goshh… ntar deh Ejie cerita tentang Tampomasnya ๐Ÿ˜€

Lalu?

Persiapan matang sudah tercatat dalam ingatan. Semua perlengkapan termasuk catatan yang selalu ada sejak Bintang mengajari Ejie pun, tersimpan rapi di memori buku hati Ejie. Ahhh.. Bintang ya? Dia pun selalu ada meski tak ada (??). Ingin ada Bintang menemani, ehh…
#bangun Ejie!

Sahabat gunung yang pergi bersama Ejie saat itu adalah Ky Merah, Anja, dan Erore. Merekalah yang kerap ngegunung mengajakku. Dan latihan ini pun mereka ada. Mereka penyemangatku. Meski terkadang panggilan-panggilan karena Ejie yang terbatas pada tak bisa jalan ngebut di gunung, selalu lambat dan paling akhir! heheeh…. Maaf ya teman-teman..

Ketika semua persiapan telah siap, perjalanan dilaksanakan, hajat dijalankan, mungkin tak semua keinginan seindah rencana yang sudah ditata rapi. Hal-hal yang sudah diatur, dijaga agar tak terjadi, pada kenyataannya pun terjadi. Entah karena ketidaksengajaan atau kesalahan diri yang tak terencana, semua berpulang pada niat dan alamlah yang berbicara.

Dari 3S, hanya tercapai 2S saja, yakni Gunung Sumbing dan Sindoro saja dimana Ejie alhamdulillah bisa melaluinya dengan setiap pesan di tiap gunungnya. Pesan? Seperti apakah?

Langit Sunset Gunung Sindoro yang cerah.. mau ada BINTANG :) (doc pribadi)
Langit Sunset Gunung Sindoro yang cerah..
mau ada BINTANG ๐Ÿ™‚
(doc pribadi)

Catatan per gunung:

  1. Gunung Sumbing
    Tektok tanpa camp. Masih segar. Kaki masih fit tetap saja hitungan lambat masuk dalam kategori Ejie sebagai penikmat gunung.

Satu pesan yang tersampaikan, Ejie kakinya keceklik, tepatnya di lutut kiri dan kiri luar. Jatuh dengan posisi duduk tergelincir, kaki kiri terlipat kebelakang. Lumayan sakit, tapi masih kuat jalan.

Tambahan bonus sakit, jempol dan telunjuk kaki ikutan nyut-nyutan saat turunan gunung yang dihajar hujan gerimis tipis tapi terus berlanjut hingga hampir setengah perjalanan turun gunung

  1. Gunung Sindoro
    Tektok kembali tanpa camp. Kaki 70% siap, badan segar, kepala sedikit berdenyut, tapi Ejie tak terlalu menggubrisnya. Positif sehat untuk diri saat naik gunung itu, perlu buat Ejie. Semacam semangat bagi diri sendiri? Iyaaaps! ๐Ÿ˜€

Satu pesan yang tersampaikan dari alam, mungkin kondisi Ejie sudah mulai menempati batas maksimal kesanggupan untuk melanjutkan โ€œSโ€ โ€“ Slamet โ€“ selanjutnya. Artinya, Ejie paham dengan kondisi badan Ejie yang merasa, inilah titik dimana Ejie harus beristirahat dan tak melanjutkan โ€œSโ€ terakhir. Akhirnya, tanpa Ejie bermaksud tak baik, Ejie mengucapkan kalimat disaat tepat sebelum Ejie terperosok jatuh, dan nangis.

โ€œEjie ngga mau ke Gunung Slamet, Kyyyy…โ€ gubrak! Seketika itu juga, kaki Ejie menginjak tanah lembab lengkap dengan kerikil kecil yang bergerak turun dan mempunyai jeda antara sisi kanan-kirinya yang berupa lorong.

Kaki jatuh dengan posisi terlipat kebelakang (kembali), kali ini dengan urat yang bunyi seperti ditarik. Huwaaaaaaaaa……. NANGIS MANTAB! ๐Ÿ˜ฅ

Yaa… begitulah. Intinya, Ejie sudah melaksanakan niat Ejie latihan demi Subaru. Semuanya Ejie kembalikan kembali pada kelanjutan yang alhamdulillah selalu menemani Ejie setelah kesempatan, yaitu keberuntungan dan rezeki yang Ejie percaya selalu ada.

Aiiihh…. Ejie kepanjangan nih cerita bawelnya. Sudah dulu yah? Ditungguin lid2 dan bang beb nya nih. Ejie pan lagi disuruh jadi nyamuk belakangan ini. Aaaaaaaaaakkk….. pen nangis Ejie lihat mereka ituuuu… ๐Ÿ˜›

Sampai jumpa di tulisan-tulisan Ejie lainnya yak?!? Maaf kalau cerita Ejie sedikit ngawur. Ngga bisa konsen banget gegara ditungguin nih nulisnya. Hohoohoooo… (jie)

***

Before the challenge (doc pribadi)
Before the challenge
(doc pribadi)

 

Iklan

7 tanggapan untuk “3S Tektok Jadi 4S: Latihan Kaki Demi Subaru”

    1. waaaaa…..
      ada samul yang tambahin semangat ejieeee…

      siaaaaaappp…
      demi semua yang udahan kasih supportnya buat ejie, ill do the best!

      thank’s ya samsuuuuuuuulll ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s