cerita jiwa

P.R.U. Lagi?

Jika Katin bilang tak ada kebetulan di dunia ini, lalu bertemu nomor dan 3 huruf yang sama itu, lalu disebut apa ya??
Ejie masih belum mengerti dengan kebetulan dan ketidaksengajaan yang belakangan kerap terjadi dalam hidup ini.
Jika memang kenyamanan itu untukku, bolehkah memintanya?
#do’a panjang dalam hati.
***
(doc pribadi)
(doc pribadi)

https://ejiebelula.wordpress.com/2013/09/11/dia-lagi/

***

Persimpangan Kalibata – Pasar Minggu – Duren Tiga
24 September 2013, 08:30 AM

  • Catat 3 Kali

Mataku lekat menatap taman di kiri jalan perempatan itu. Ada yang selalu kucari sejak Jum’at lalu. Ini sudah hari kelima dimana aku mencoba mencarinya. Tak juga tampak. Cukup kuarahkan kamera dan memotret, mengharap mereka ada.

“Kemana mereka?” aku menunggu.

Traffic light di depanku mulai menunjukkan warna kuning. Segera kurapikan peralatan memotret. Kulajukan kendaraanku kearah tumpukan kendaraan bermotor dan kudapati tempat kosong bersisian dengan sebuah kendaraan sedan merwarna hitam. Mataku sesekali masih melirik taman itu. Tak puas, kualihkan pandangan untuk sekedar memastikan keberadaan mereka. Tapi sia-sia, perburuan tak kunjung menampakkan hasil. Mungkin hari lain, aku bisa melihatnya.

Kuperhatikan jarum pendek di pergelangan tanganku yang menunjukkan pukul 08.10 WIB. Masih ada waktu, pikirku. Kuarahkan pandangan mataku ke traffic light dan segera terdengar klakson yang tak sabar berebut jalan ingin mendahulukan ego masing-masing dengan alasan mungkin takut terlambat masuk kantor. Hhhh…. Jakarta. Harus banyak sabar disini ya?

Aku mencoba merogoh sesuatu dalam tas selempang kecilku. Sedikit tak melihat jalan, ketika [kembali] dengan tak sengaja, ujung ekor mataku menangkap sesuatu yang tampak bersahabat dalam ingatanku.

“Heiiii…. DIA? Dengan nomor yang sama?” otomatis tanganku segera meraih kamera yang terdekat dengan tanganku. Kuraih dan cekrek!

Kendaraan yang sedari tadi ada disebelahku itu ternyata kendaraan dengan plat yang sama yang pernah kulihat. Tak habis pikir? Iya! Dan sekarang tepat berada di depanku. Gosh…. it happened! Aku sedikit merasa oleng dan pandangan berkunang-kunang. Kurapikan cara menyetirku dan memposisikan kendaraan kembali, takut terjadi sesuatu padaku.

Capek atau letih mungkin setelah tanding kemarin. Tapi keterkejutan plat ini memang membuatku agak oleng juga. Plat 3 huruf di belakang itu, melayangkan ingatanku padanya. Haaaaaa….. Iya, KANGEN!!
*getak helm berkali-kali, SADAR!

Ini yang kali ketiga aku menemukannya. Belum cukupkah kenyamanan itu? Meski tak mengharap, tetap saja hadir di tiap kesempatan yang tak pernah dengan sengaja kupinta. Selalu begitu saja datang, muncul dan membuatku tergopoh-gopoh oleng melihatnya. Kenapa? Kenapa? Kenapa???

Aku tak tahu kenapa bisa? Ini yang kedua kalinya aku melihat kendaraan dengan plat yang sama. Dengan DIA!
*kangen, SANGAT!!!!!!!!!

***

  • Out of focus

Pertanyaan selalu saja muncul dalam benakku, banyak dan tak pernah terjawab.

Bila ia selalu saja muncul tanpa kuminta, dengan tiba-tiba, mengapa tak pernah raga yang bersua? Mengapa hanya perumpamaan dan hadir dalam berbagai rasa?

Bila ia selalu bisa memenuhi alam sadarku tanpa kuingin, mengapa tak ada pemenuhan jiwa yang terpanggil untuk rasa yang tersembunyi? Mengapa hanya berkutat dalam angan saja?

Bila ia selalu saja mengejutkanku dalam kehendak tak berharap, mengapa tak ada batin yang meronta terhadap apa yang terjadi? Mengapa hanya ketekunan sabar yang tersisa?

Begitu banyak pertanyaan.
Begitu banyak yang ingin ditanyakan padanya, jika mampu.

Semua hanya terkatup pada rasa yang takkan pernah ada dalam kamus manapun. Karena kamu, tak pernah sedikitpun mengacuhkannya. Hanya membiarkan onggokan rasa ini terus bergulir mengikuti alurnya. Entah kemana…. hanya padamu, kutuliskan.

#selalu dihati ;'(

***

Iklan

12 tanggapan untuk “P.R.U. Lagi?”

    1. menulis apapun itu boleh, termasuk rasa. entah bagaimana dengan sesuatu atau seseorang yang kita tulis.

      tulisan bisa menyampaikan apa yg ada dlm pikiran kita. mani… apapun.

      sama2 belajar kok ejie…
      yukk.. boleh. kapan mau nulis? tema bebas. tentang nanjak jg boleh kok, amani. atau tentang kesukaan amani difoto jg boleh lho itu.. ๐Ÿ˜€

  1. oke decccch siaaaapppp…..
    ini juuga baru tadi nambah postingan baru lama… setelah sekian lama nggak menulis… hohohooh….

    hahaha kl kesukaan amani difoto? berartiiii narsis itu namanyaaa…wkwkwkwk

    1. coba link tulisannya mana? ejie baca deh…

      narsis dijadikan tulisan, ngga salah kok mani. bahkan jika menurut pemikiran orang itu hal paling sepele sekalipun, bisakah mereka menuangkannya dalam bentuk tulisan?
      paling bisanya mencemooh saja.

      tong kosong nyaring bunyinya, hah??
      tak semua orang memahami apa yg kita tuang, mani..

      trying, maniii…. ๐Ÿ™‚

    1. aku udah baca, maniii…

      mungkin perlu pembelajaran, mani. tutur bercerita bener keknya tuh seperti yg mani bilang. masih belum rapi. tp ngga apa kok. yg penting kan berani cerita.

      boleh dimulai tuh dengan cerita 13 tahunnya.. interesting ๐Ÿ˜€

  2. huwaaaaaaaa…. jadi maluuu kaan… gpp dech.. nanti biar di tolong editin sama kaka edjie..:P

    amani malah mau cerita yang 12 tahunnya dulu… baru yg 13 tahunnya..:P

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s