Rp 0,-, simple CULLINARY

Rp 0,- Kuliner Semarang: Santap Tahu Gimbal [10]

(doc by Erick Samuel)
(doc by Erick Samuel)
Lapar??
Iya, hal itu yang mengisi relung-relung perutku setelah puas dicurigai di kendaran hitching hingga di Muktiharjo Lor, Semarang.
Untung saja Primus sudah sampai duluan di tempat ia menjemputku.
Jadi aku tak perlu berlama-lama menunggu dengan khawatir.
Yuklah… kita makan.
***

tulisan hhi jalan

BEFORE:

hitchhike-by-myself-to-jawa-tengah-prepare/
tentang-aku-yang-berhitchhiking-2/
hitchhike-jakarta-cirebon-rekor-terlama-hitching-3/
hitchhike-cirebon-malang-ujian-kedua-4/
bonus-hitchhike-pekalongan-museum-dan-taman-batik-5/
bonus-rp-0-kuliner-pekalongan-bakso-kepala-sapi-6/
bonus-hitchhike-pekalongan-pantai-ujung-negoro-kulon-batang-6/
hitchhike-batang-ngaliyan-semarang-truk-nasihat-8/
hitchhike-ngaliyan-muktiharjo-lor-semarang-curiga-identitas-9/

Mampir, makanan incaran (doc pribadi)
Mampir, makanan incaran
(doc pribadi)

Lokasi :

Tlogosari Raya, Jembatan IV

Semarang

***

Tlogosari, Desember 1st, 2012

Sebenarnya, makanan ini sudah kedua kalinya aku cicipi. Pertama kali itu, ketika aku Backpacking Race dengan tujuan Semarang-Yogya. Tapi ya di tempat yang berbeda tentunya. Kali ini, Ejie makannya ngga jauh dari tempat Ejie dijemput deh, 15 menit naik motor, sekalian jalan pulang ke arah rumah Primus.

Tempatnya biasa saja. Sederhana malah. Hanya berupa gerobak yang dicat hijau dengan penutup spanduk lebar di depan gerobaknya agar terhindar dari debu yang beterbangan. Maklum, banyak kendaraan lalu-lalang disana karena hanya berupa jalan kecil saja. Gerobaknya itu, berada di pinggir jalan yang memang banyak berjajar jualan makanan. Kata Primus, kalau malam, daerah itu penuh dengan orang yang berdagang makanan. Soalnya, banyak anak kos di sekitarnya. Hmmm…. beruntung ya mereka, bisa makan sepuasnya kalau lapar.

Kami langsung memesan makanan. Kami??? Tepatnya sih aku seorang yang kelaparan. Primus hanya memesan minuman saja. Yapp, tak ada pilihan lain di otakku, hanya ingin tahu gimbal saja. Aku suka. Dulu, sebelum pernah mencicipinya, kukira, tahu gimbal itu adalah makanan yang akan ada bentuk gimbal-gimbalnya (keriting). Tapi rasanya seperti apa, aku tidak tahu pasti. Setelah kucoba di Backpacking Race itu, aku jadi tahu arti dari makanan tersebut.

Tahu gimbal adalah makanan khas Semarang seperti pecel/gado-gado. Bumbunya sama, pakai kuah kacang juga. Rasanya gurih dan nikmat.

Isian dari makanan ini terdiri dari:

  1. Tahu goreng
  2. Kol mentah
  3. Lontong
  4. Tauge
  5. Telur
  6. Gimbal (udang yang digoreng dengan tepung)

Sedangkan campurannya adalah bumbu kacang yang menggunakan petis udang. Beda dengan saus kacang yang ada di pecel atau gado-gado. Saus bumbu kacang untuk tahu gimbal agak sedikit encer.

Nah, GIMBAL itu sendiri merupakan ciri dari makanan tahu gimbal ini. Dikatakan gimbal karena atasnya yang ditoping dengan bakwan udang yang digoreng lalu digunting ditaruh diatas isian lainnya. Setelah itu disiram dengan kuah kacang.

Hmm… kalau melihat dari awal meraciknya, Ejie mah sudah pasti ngiler. Ngga sabar pengen makan!

Yuuuk ahh, ngga usah ngobrol lagi…. Santap habis, ejieeeee… (jie)

Yeayyy... mari makan! (doc pribadi)
Yeayyy… mari makan!
(doc pribadi)

***

NOTES:

Ini waktu pesan makanannya, Ejie lupa bilang pada ibu enjualnya, kalau Ejie pun tak bisa makan lontong/ketupat selain nasi. Jadi begitu Ejie bolak-balik isi dalam piring, huaaaahhh…. nemu lontong!! Ishhh… untung saja bukan nasi. Jadi masih amanlah buat Ejie. Tak usah khawatir seperti melihat nasi. Hahahaaa

***

Link RESEP tahu gimbal, KLIK ini

Yang lainnya banyak kok kalau mau klik untuk mencari resep terkait. Silahkan tanya pada mbah google, ya? ehhehe…

***

Thank’s to:

  1. Primus yang nemenin Ejie makan tahu gimbal di tempat berbeda
  2. Makan tahu gimbal —-> Rp 0,- it’s FREE ๐Ÿ˜€
  3. Motor Primus, transportasi Ejie —–> Rp 0,-

***

Cek lokasi ada disitu (doc pribadi)
Cek lokasi ada disitu
(doc pribadi)
(doc Erick Samuel)
(doc Erick Samuel)
Iklan

6 tanggapan untuk “Rp 0,- Kuliner Semarang: Santap Tahu Gimbal [10]”

    1. salam kenal hari..

      ejie kalo ngga nanya apa itu tahu gimbal, dan kalo ngga nyicip juga gakan tau tuh rasanya seperti apa.

      oia, maaf lahir bathin juga ya?
      makasi ya udah mampir dan baca tulisan ejie.. ๐Ÿ™‚

      1. baru 5 th chris… something happend in my life..

        sehari-harii biasa aja kek org lain. cuma ngga masuk nasi,lontong,ketupat aja.
        kl NASI sama sekali jgn usilin deh. bsa “hoeek” saat itu jg. yg lain mah msh bisa liat kok ejie ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s