cerita jiwa

Menangis dalam Sepi

Selalu tentangmu (doc pribadi)
Selalu tentangmu
(doc pribadi)

Seharusnya ini adalah kebahagiaan
Bertemu setelah sekian lama menanti
Tapi tidak di saat ini

Lihatlah diri
Duduk sendiri pada sudut tepian hati
Tanpa teman sehati

Sendiri mengulum sepi
Menggamit hari berteman empedu
Tak bertepi

Tengoklah suramnya pada sebuah titik
Terselubung dalam kelam
Mengharap pada malam

Sejenak waktu berganti
Sendiri tak jua beranjak
Seakan berkata, “Kaulah sahabatku”

*mengarah pada bintang

Iklan

16 tanggapan untuk “Menangis dalam Sepi”

      1. kenapa tiba-tiba jadi ingat film “Princess and the Frog” ya?
        Ada satu kunang-kunang yang menyukai bintang yang selalu bersinar setiap malam. Akhirnya kunang itu meninggal dan menjadi bintang.

      2. emmm…
        ejie pun suka kunang2 meski mungkin hidupnya tak panjang, ryan..

        jika kunang2 bisa menjadi bintang, kenapa hati tak mungkin menetap pada bintang yang disuka?
        hanya bintang yang ditunjuk hati….. saya?? 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s