cerita jiwa, NANJAK penuh rasa

Speechless Pada Langit Gunung Slamet

Satu sisi terperangah(doc Ricky Merah)
Satu sisi terperangah
(doc Ricky Merah)

 

Tegal, Guci
30 Maret 2013

Langit-Mu membuatku terperangah
Tak pernah terjadi sebelumnya padaku
Ini adalah kali pertama
Entah apa yang menyita pandanganku
Aku tersudut

Tangan yang gemetar
Kaki yang terpaku
Badan yang menciut kedinginan
Mulut yang terkesiap
Mata yang membelalak

Jika ini adalah alam-Mu
Maka kali ini aku hanya bisa mengucap syukur melalui sudut kalbuku
Menyebut-Mu dalam relung terdalamku
Mengingat-Mu dalam ruang jiwaku

Aku yang mengecil
Menatap-Mu dari kawah ini
Melihat-Mu dari tanjakan bebatuan dan pasir hitam ini
Dengan kerikil yang jauh dari batas vegetasi

Aku yang terdiam pada gunung ini
Menikmati-Mu dengan aliran air di sungai mataku
Tak berani beranjak saat beradu pandang dengan kuasa langit-Mu

Aku yang berkali-kali menelan air liurku
Menahan sedakan ini
Membungkam milyaran rasa yang membuncah dalam dadaku

Langit-Mu yang membuatku kehabisan kalimat
Hanya bisa terpekur pada indah-Mu
Hanya bisa memanjatkan segenap do’a dalam hati
Izinkanku terus melangkah menuju-Mu

AMIN YA RABBAL ALAMIN

*sujud syukur di tanah Slamet via Guci

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s