NANJAK penuh rasa

Tripple Summit GePangGe, Edisi Jalur Putri (2)

Plang Gede Pangrango, berikut foto keluarga di Gede (atas kanan), mandalawangi (tengah kanan), istirahat di jaur trekking Gunung Putri (kanan bawah), Lembah Suryakencana (tengah bawah) dan puncak Pangrango (kiri).
*Album Ricky Merah*

Tektok lagi??
He-eh…. ini yang kedua kalinya aku tektok setelah Gunung Manglayang dan Gunung Geulis bulan lalu. Dan ini bukan disengaja. Karena info awal yang aku peroleh adalah akan naik Gunung Pangrango aja. Aku tak tahu kalo kenyataannya Gunung Gede pun merupakan inceran awal. Omigoshhh…..

Haiyaaaahhh….
Lalu kakiku? Apakabar dengan kakiku??!?
Ahaahaaa…. Untung aja kaki ini berpihak padaku. Tetap si kaki lambat yang berjalan hati-hati menjejakkan langkahnya dalam setiap tapakannyanya. Ugkkh….. sayaaang kakiku! πŸ˜€

Kebersamaanku dalam pendakian Gunung Gede Pangrango ini (Gepang, red), bermula dari ajakan Ricky Merah yang seperti biasa sering bikin aku ngiler encezz mempromosikan info nanjak tim yang sering dilakukan bareng.

Sebenarnya di wasap (whatsapp, red), udah rame soal Gepang ini, tapi aku yang telat info dan tidak mengikuti percakapan sejak awal di wasap, lebih banyak menyimak. Karena untuk naik Gepang, harus ada izinnya. Simaksi, mereka menyebutnya. Mereka (tim), udah beres untuk urusan tersebut. Jadilah aku hanya menonton rumpian gunung ala grup gila nanjak di wasap ini.

***

  • Terkontaminasi

Rabu itu (kalo nda salah yahh), Ricky Merah kembali menawarkan untuk gabung Gepang. Waktu itu alasanku mengenai simaksi, tapi Ricky Merah meyakinkanku dan bilang kalo ada satu orang yang mundur. Jadi bisa gantiin.

Antara tidak ikut tapi bakalan cengok dan ngiler liat foto-fotonya dan dengar cerita mereka di wasapan, atau ikut dengan beberapa konsekuensi yang harus aku tanggung.

Belakangan, jika melakukan perjalanan, aku selalu memikirkan kondisi kaki dan ketahanan badanku. Aku tak ingin merepotkan siapapun dalam perjalanan. Karena tak ada yang paham kondisiku seperti apa. Demikian pun aku yang mempunyai badan ini. Ada beberapa temanku yang tahu, tapi tak seorangpun dari mereka yang mau memberitahuku. Semakin lama, aku semakin jauh menarik tali petualang yang kujelajah. Sementara orang yang mengetahui kondisiku, tak lagi pernah ada. Mungkin saatnya untuk membiasakan diri mengambil keputusan sendiri, mana yang terbaik untukku. Aku, sendiri.

Wooo…. tawaran Ricky Merah yang tangguh dalam promosi Gepang akhirnya ku-iya-kan. I’m in, count me!

***

to be continue πŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s