Uncategorized

Lubang Harapan

28 Agustus 2012
KRI Surabaya, Hellydeck

Sekilas terlihat garisan awan di langit. Membentuk sebuah garis lurus, membentuk sebuah tabung, menciptakan sebuah lubang dan kusebut “lubang harapan”.

Biru, putih, awan, berarak dan bergaris…
Perpaduan yang pas di sore hari pada perjalanan lepas jangkar KRI Surabaya 591 menuju kepulauan timur di pukul 16.00 WIB setelah bersandar sehari sebelumnya di pelabuhan JITC, Jakarta.

Sebuah lubang harapan yang hadir begitu saja, timbul di kedalaman warna langit, dalam pandangan mataku.

Tertuju, terpaku, terpana….
Kumelihat dalam anganku, saat itu, ada dan terasa. Satu saat, hanya itu…
Mungkin hanya keinginan terdalam di dasar hati yang tercipta akanmu.

Terbersit, teringat, terkenang…
Sekelebat bayangmu memintas dalam hatiku, namun berarti dan kuat.

Tertanam, terpartri…….
Satu setelah sekian lama, tak menyangka, tak mengira!
Sungguh, suatu hal yang tak bisa dipungkiri.

Allah Yang Maha Penyayang,
Jagalah selalu hatiku….
Engkau Yang Maha Mengetahui isi dari lubuk hati yang paling dalam..
Hanya pada-Mu, Ya Allah…amin yra..

#edisi bersyukur pada-NYA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s