Uncategorized

Catatan Memaafkan (Lebih Kepada Hati)

Memaafkan adalah kata yang mudah diucapkan, namun sulit untuk dilakukan prakteknya.

Memaafkan adalah kata ampuh yang diucapkan saat kita (mungkin) berbuat salah pada seseorang, pada apa yang (mungkin pula) tanpa sengaja kita perbuat.

Biasanya memaafkan diucapkan secara spontan jika benar-benar tanpa sengaja kita melakukan salah.Tetapi jika luka yang dalam dilakukan entah karena seseorang atau karena perbuatan, (mungkin) akan sangat sulit untuk memaafkan.

 

Memaafkan bukanlah hal yang mudah dilakukan, saat seseorang benar-benar terpuruk akibat suatu keadaan dimana yang diperlukannya adalah suatu tempat berlindung yang aman dari derasnya hujaman perbuatan atas perlakuan seseorang.

Memaafkan adalah butuh waktu yang panjang dalam mengobati luka yang dalam akibat dentuman keras yang tanpa disadarinya tertuju padanya.

Memaafkan bukanlah semudah mebalikkan telapak tangan kepada punggung tangan.

Memaafkan mebutuhkan proses.

(Mungkin) dalam proses memafkan itu, seharusnya tak ada yang perlu dipikirkan selain kata ikhlas dalam memaafkan.

Namun bagi segelintir orang (mungkin) terluka akibat “jatuh”  dan “sakit” nya, memaafkan adalah proses perjalanan panjang untuk mencapai kata maaf.

 

Sebuah proses perenungan bahwa memaafkan adalah hal baik yang besar pahalanya.

Sebuah proses pemikiran bahwa dengan memafkan, (mungkin) keadaan akan menjadi lebih baik.

Sebuah proses kenyataan bahwa dengan memaafkan, hidup akan menjadi lebih ringan.

Sebuah proses perjalanan bahwa dengan memaafkan, hati akan lebih tenang.

Sebuah proses pembelajaran bahwa dengan memaafkan, segalanya akan lebih terbuka dengan luas.

 

Kini memaafkan pun telah dilakukan, tapi untuk membuat memafkan itu menjadi lebih mudah diucapkan dengan ikhlas adalah hal tersulit untuk dilakukan.

Memaafkan lebih kepada hati yang tersakiti.

Memaafkan lebih kepada hati yang akhirnya menerima keadaan yang terjadi.

Memaafkan lebih kepada kondisi yang mengharuskannya.

Memaafkan lebih kepada percaya kepada Allah, bahwa semuanya akan menjadi baik-baik saja.

Memaafkan lebih kepada suasana hati untuk bisa berjalan ringan tanpa ada pemberat pada tiap langkah kaki dan hati.

Memaafkan lebih kepada ingin hati menjadi lebih tentram dalam menjalani kehidupan.

Memaafkan lebih kepada apa yang seharusnya ada.

Memaafkan lebih kepada orang-orang tersayang yang berada di sekitar yang lebih baik dan memberikan pengharapan.

Memaafkan lebih kepada, jalani, lanjutkan dan buka lebar mata hatimu!!

 

Akhirnya memaafkan menjadi lebih mudah berujung  pada hati yang berucap daripada sekadar ucapan di mulut.

Akhirnya memaafkan menjadi langkah terindah yang membuat hari lebih ceria.

Akhirnya memaafkan menjadi emosi yang tak terhindarkan di kala kata maaf yang terucap tak mampu dilafalkan dengan mulut tapi lebih kepada hati.

 

Akhirnya aku hanya mampu mengucapkan dalam hati, bahwa aku memafkan semua yang telah terjadi pada kehidupanku dan segala yg terjadi padaku.

Akhirnya aku hanya sanggup mengucapkan bahwa, hidupku lebih berarti daripada hanya memikirkan yang sudah terjadi.

Akhirnya aku hanya bisa mengucapkan bahwa aku akan selalu mampu untuk memaafkan setiap luka yang ditorehkan tanpa perlu mengingatnya.

 

Akhirnya aku meneriakkan, “Aku memaafkan semua yang terjadi. Dan aku akan selalu menjadikannya pelajaran berharga dalam hidupku. Aku akan bahagia dengan telah memaafkanmu walau hanya hatiku yang berbicara. Aku yakin, hanya Allah yang tahu seberapa besar kata maaf yang ada dalam hatiku ini, karena aku tak mampu untuk menimbangnya. Biarlah hanya Allah yang akan mengetahui maafku untukmu….”

 

Dan aku pun berujar, “Allah…Tolong ejie… Bantu ejie untuk mengAMNESIAkan sakit itu agar ejie bisa memaafkan semuanya dengan ikhlas. Ejie mau hidup tenang Allah… Jadi ejie mohon, kuatkan, tegarkan, tabahkan hati ejie demi menjalani hidup dengan maaf yang ikhlas..AMIN YRA.”

 

#edisi mencoba memaafkan dengan hati….tiiiiing…inget hati seseorang yg baik dan sabar 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s